in ,

Toleransi Modal Utama Pembangunan di Kota Mataram, Mari Jaga Bersama…

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh
Walikota Mataram, H Ahyar Abduh

 

Mataram – Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan bahwa suasana harmonis antar umat beragama di Kota Mataram adalah suatu hal yang patut disyukuri dan dapat dikatakan sangat membanggakan.

Menurutnya,toleransi dan ikatan persaudaraan antar umat beragama di Kota Mataram harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, karena harmonisasi diantara masyarakat Kota Mataram yang sangat beragam latar belakang suku, agama, dan budaya ini merupakan modal utama pembangunan di Kota Mataram.

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2381″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

“Tugas kita kedepan semakin berat, tapi modal kita adalah kebersamaan yang kita miliki”, tuturnya saat memberikan sambutan pada acara Dharma Shanti yang digelar oleh Banjar Hindu Dharma Yasa yang merupakan wadah bagi ASN Hindu Kota Mataram.

Dharma Shanti yang merupakan rangkaian terakhir dari Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1939 Tingkat Kota Mataram ini digelar di Taman Mayura Kota Mataram pada Sabtu (22/04/17).

Acara tersebut dihadiri pula oleh para Pedanda, Pemangku, dan Tokoh Agama Kota Mataram, Ketua Parisada Hindu Dharma (PHDI) Kota Mataram, serta segenap jajaran pegawai dan guru beragama Hindu dilingkup Pemerintah Kota Mataram.

Ahyar juga menyebutkan bahwa Dharma Shanti sebagai rangkaian penutup dari Perayaan Nyepi, memiliki nilai yang sangat tinggi. Nyepi yang merupakan ibadah meditasi, atau hampir serupa dengan tafakur bagi umat muslim, merupakan ibadah yang mengorientasikan diri hanya kepada Yang Maha Kuasa. Nilai-nilai agama yang diaplikasikan secara baik dalam kehidupan sehari-hari, merupakan kunci untuk meraih kebaikan di dunia.

Walikota juga menyampaikan harapan bagi seluruh ASN Kota Mataram agar dapat terus memegang teguh nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai ASN Kota Mataram, kita laksanakan tugas yang diamanahkan untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya”, tutupnya.

Sementara, Ketua Panitia Ida Wayan Putra Ekantara mengatakan kegiatan tahunan yang digelar oleh Banjar Dharma Yasa tahun 2017 ini, mengangkat tema Harmonisasi Dalam Keberagaman Untuk NTB Lebih Baik.

Tema tersebut diangkat atas apa yang dirasakan oleh umat Hindu Kota Mataram, yang meski berada di sebuah daerah dengan heterogenitas cukup tinggi, namun tetap dapat hidup berdampingan dengan sangat harmonis. Bahkan dalam kaitannya dengan kegiatan keagamaan tetap dapat dilakukan secara leluasa. (hl)