BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pembangunan Sirkuit MotoGP di Lombok Kian Jadi Kenyataan, Begini perkembangannya…

Sirkuit MotoGP

 

Mataram – PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah menandatangani MoU dengan penyelenggara Moto GP sebagai bukti keseriusan membangun sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta Lombok Tengah, NTB.

Pihak ITDC saat ini memiliki tugas utama membangun semua persiapan sesuai master plan yang sudah ditetapkan berdasarkan peraturan pemerintah dan saran dari Kementerian Koordinator Kemaritiman.

“Rangkaian pembangunan KEK termasuk Sirkuit Motor GP harus dimulai dari master plan, Amdal. Khusus sirkuit sudah di survei lahan oleh konsultan Moto GP milik BUMN Prancis untuk proses pembangunan selanjutnya,” ungkap Direktur bidang pengembangan PT. ITDC, Edwin Darmasetiawan, Kamis (20/4).

Baca Juga :

Edwin menegaskan, dengan sudah masuknya beberapa investor termasuk perusahaan Prancis, diharapkan tidak ada gangguan. Jangan sampai kontra produktif dengan upaya pemasaran yang pernah dilakukan ITDC.

“Jika ada kontraktor bekerja jangan dihalangi, jangan ada pungli, ciptakanlah kondisi situasi investasi yang selama ini disosialisasikan kepada para investor,” pintanya.

Dia memaparkan, sirkuit Motor GP yang akan dibangun itu hanya beberapa di Asia, termasuk di KEK Mandalika. Tidak di Bali atau Palembang, sehingga harus menjadi sebuah kebanggaan masyarakat Lombok.

Edwin mengaku, penyelenggara Moto GP sengaja memilih KEK sebagai lokasi pembangunan sirkuit karena akan mengkombinasikan antara olahraga dengan pemandangan dan keindahan alam.

Luas lahan yang diambil seluas 120 hektar dengan panjang street sirkuit bukan close sepanjang 40 kilo meter melingkar. Sirkuit tersebut akan digunakan saat event saja, kemudian keseharian akan dijadikan fasilitas jalan dalam kawasan.

Keberadaan sirkuit dengan luas 120 hektare akan mampu menampung 150 ribu penonton. Terlebih dalam setahun direncanakan akan digelar delapan event sehingga, dipastikan mampu menjaga rate hotel.

“Sirkuit itu di desain kelilingi bukit, penonton bisa menyaksikan balapan melalui bukit kemiringan 350 derajat dan belum ada sirkuit seperti itu di dunia,” cetusnya.

Edwin menambahkan, besaran Investasi asing yang masuk di KEK sekitar Rp 6 triliun. Sehingga, ITDC hanya pemanfaatan lahan saja karena modelnya disewakan. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

KEK Mandalika Kebagian Rp 16, 2 Triliun dari 11 KEK di Indonesia

  Jakarta – Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencatat realisasi nilai investasi di 11 ...