BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Jaga Persatuan, Tokoh Lintas Agama dan Golongan di NTB Lontarkan Pernyataan Sikap Terhadap Penghina TGB

Deklarasi pernyataan sikap tokoh lintas agama dan golongan di Mataram

 

Mataram – Peristiwa penghinaan terhadap Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi atau TGB dan sang istri Hj Erica Zainul Majdi oleh seorang warga turunan bernama Steven Hadisurya Sulistyo saat berada di Bandara Changi Singapura, Minggu (9/4) lalu berbuntut panjang. Senin (17/4) besok akan digelar aksi damai mengecam pelaku penghinaan bernada rasial tersebut.

Sekitar sepuluh ribu massa diinformasikan akan mendatangi Mapolda NTB dalam aksi unjuk rasa damai menuntut pelaku penghinaan segera ditangkap dan diadili.

Baca Juga :

Tidak ingin NTB digoyangkan isu sara, puluhan tokoh masyarakat dan tokoh agama se NTB menggelar deklarasi anti rasial di Rumah Langko Mataram.

Dalam deklarasi yang dihadiri langsung oleh Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli SH M.Si, para tokoh masyarakat dan tokoh agama bermusyawarah. Musyawarah yang digelar selama dua jam tersebut, sedikitnya lahirkan lima poin pernyataan sikap warga NTB atas insiden penghinaan TGB.

Dalam pernyataan sikap yang dibaca langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, Prof. H. Saiful Muslim, poin pertama menyatakan mengecam perbuatan Steven Hadisurya Sulistyo yang menghina TGB dan istrinya.

Pada poin kedua, pernyataan sikap tersebut berisi himbauan agar masyarakat NTB tetap menjaga toleransi dan kerukunan, serta persaudaraan antar umat beragama dan golongan di NTB.

Sementara poin ketiga, mengingatkan warga NTB untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang memecah belah persaudaraan dan persatuan.

“Keempat, mempercayakan kasus yang menimpa Tuan Guru Zainul Majdi dan istrinya Hj Erica Zainul Majdi kepada pihak kepolisian. Kelima, mengajak seluruh warga NTB untuk tetap menjaga stabilitas, keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar H. Saiful Muslim membacakan pernyataan sikap.

Hadir pada deklarasi damai tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB, Drs H. Syahdan Ilyas, Ketua PW NU NTB, TGH H Ahmad Taqiuddin Masyur, Ketua PW NW NTB, Rosyadi Sayuti, Ketua Yayasan Persaudaraan Tionghoa NTB, Rayadi Agus Winartu dan beberapa tokoh lintas agama dan lintas golongan lainnya.

Sementara, Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Firli mengatakan pernyataan sikap tersebut diterima dan akan diserahkan pada Kapolri.

“Pernyataan sikap ini saya terima dan akan saya serahkan pada Kapolri,” ujarnya.

Sementara untuk rencana aksi damai besok, Kapolda NTB mengimbau agar masyarakat mematuhi aturan hukum dalam menyampaikan pendapat. Polisi akan mengawal jalannya aksi damai tersebut.

“Imbauannya penyampaian pendapat dilindungi oleh undang-undang nomor 9 tahun 1998, maka tentu ada hak dan kewajiban. Haknya bebas menyampaikan pendapat, kewajibannya tetap menjaga, mengikuti peraturan, terutama tidak terjadi pelanggaran hukum,” imbaunya. (zr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kasusnya Naik Penyidikan, Polisi Segera Jemput Penghina Gubernur NTB ke Singapura

  Mataram – Kasus penghinaan Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi, sekaligus kasus penghinaan masyarakat ...