in

Ritel Modern Ditolak Masuk ke Tiga Gili Lombok Utara

Ilustrasi Indomaret (Foto by Agus Perdana)
Ilustrasi Indomaret (Foto by Agus Perdana)

 

Lombok Utara – Belum lama ini isu akan masuknya ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart ke Lombok Utara semakin kencang. Bahkan kabarnya sasaran utama yaitu kawasan pariwisata tiga gili.

Hal ini langsung ditampik mentah-mentah oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin. Ia menegaskan info tersebut bohong alias hoax.

“Kita tolak dan memang tidak boleh. Jadi kalau ada yang bilang mau masuk gili itu jelas kebohongan,” ujar Sarif, Rabu (5/4).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7350″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Alasannya, ritel modern tersebut dianggapnya akan mematikan usaha-usaha kecil masyarakat. Selain itu kontribusi ke daerah hampir tidak ada. Maka tak pelak langkah menolak ini dijadikan komitmen daerah.

“Kalau tidak ada kontribusi ya buat apa. Maka wajar kalau dilarang masuk, saya kira itu hak kita,” tegasnya.

Meskipun ditolak, tetapi pemerintah mengambil sisi positif di balik Indomaret dan Alfamart tersebut. Itu adalah sistem manajemen mereka. Nantinya, BUMDesmart yang akan dibentuk dan menerapkan manajemen ritel-ritel modern yang ada.

“Kita pelajari sendiri supaya BUMDesmart nanti bisa menyaingi manajemen mereka,” jelasnya.

Beredarnya kabar ritel modern masuk ke gili, setelah sebelumnya sejumlah akun warga Lombok Utara di media sosial facebook mengungkapkan hal demikian. Bahkan, disebutkan ada lobby-lobby khusus yang saat ini tengah dilakukan oleh pengusaha kepada Pemda.

“Tidak ada itu, tenang saja, kalaupun ada saya yang akan menolak pertama,” tegas Sarif.(iko)