BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kampung Besari yang Hilang, sebuah Mitos Aktivitas Penduduk Gaib di Lombok Utara

Persawahan dekat Kampung Besari yang hilang (Foto : Hakkamah)

 

Lombok Utara – Cerita rakyat di era serba digital ini,  masih saja muncul dan jadi fenomenal. Tak jarang pula, banyak orang yang percaya ada juga yang sekadar mengiyakan. Terlepas dari itu, cerita rakyat banyak yang melegenda.

Misalnya seperti kisah Malin Kundang, Sangkuriang, Prabu Siliwangi dan masih banyak lagi. Nah, di Kabupaten Lombok Utara sendiri ada cerita yang kebenarannya diyakini oleh masyarakat setempat. Kisahnya yakni kampung yang hilang bernama Kampung Besari.

Baca Juga :

Terletak di Dusun Kerta, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, kampung tersebut berada di sebelah barat air terjun Kertagangga. Kampung Besari memiliki penduduk. Suasananya juga sama seperti kampung pada umumnya, hanya saja tidak kasat mata.

Ketika orang dari luar dusun Kerta datang berkunjung ke air terjun, biasanya penduduk beserta kampung itu muncul. Namun sebaliknya, ketika warga setempat yang ingin melihat kampung Besari tak pernah menampak kan wujudnya.

Salah seorang warga dusun Kerta, Hakkamah saat ditemui kicknews, Rabu (5/4) menjelaskan terkait fenomena itu. Dengan lugas ia nampak mempercayai adanya kampung mistis ini. Penuturannya pun sangat antusias.

“Kalau kita sengaja kesana (menuju kampung Besari) maka kita akan menemukan sebuah kebun. Tapi jika orang dari luar datang, kalau jodoh pasti akan melihat sebuah perkampungan besar padat penduduk,” ujarnya, di dampingi empat tokoh masyarakat.

Berdasarkan cerita dari nenek moyangnya turun temurun, kampung ini hilang pada zaman penjajahan kerajaan Karang Asem Bali. Penduduk di kampung Besari saking tak ingin diperlakukan buruk oleh para penjajah, akhirnya berdoa bersama meminta kepada sang Ilahi supaya tidak terlihat alias hilang.

“Sampai sekarang ya hilang seperti ini, tetapi kalau hari raya atau hari-hari besar penduduk disana sering muncul bahkan main kesini (dusun Kerta). Ya kita disini agak binggung juga karena mereka tidak pernah kelihatan sebelumnya,” jelas dia.

“Sebenarnya disana itu kebun tidak ada apa-apa tapi kalau siang bolong datang kesana pasti mendengar suara, bau atau aktivitas seperti di kampung-kampung biasa,” ucapnya.

Percaya atau tidak, itulah mitos yang berkembang di masyarakat.

Kesaksian Warga——

Kampung Besari merupakan fenomena yang berkembang dari cerita rakyat di Dusun Kerta, Desa Genggelang. Kampung ini diyakini menghilang beserta para penduduknya.

Apa kata orang-orang yang pernah melihat langsung kampung yang hilang itu?

“Saya pernah merasa karena setiap hari saya di kebun. Memang ada aktivitas ada bau seperti orang masak, tetapi di sana kosong karena kebun,” ungkap warga dusun Kerta, Hali Jati Asyair kepada kicknews, Rabu (5/4).

“Apalagi dulu pernah teman saya lihat dari air terjun Kertagangga, ada wanita-wanita cantik pergi ke kampung itu. Pas saya ikuti ke sana kampungnya tidak ada berubah, jadi kebun,” imbuhnya.

Sementara itu, Hakkamah yang juga warga Dusun Kerta menuturkan dahulu pernah ada seorang imam mushala dari dusun. Ia memimpin solat Shubuh di kampung Besari, tetapi setelah selesai seketika makmum-makmum beserta bangunan mushala hilang.

“Dia sempat ngobrol (dengan jemaah). Tapi pas turun musala langsung ilang orangnya. Musala itu berubah jadi kebun sisa pondasinya saja sampai sekarang,” jelasnya.

Ada pula kejadian aneh. Kejadiannya  pertengahan tahun 2016. Saat itu seorang wanita asal Kecamatan Bayan bertemu dengan lelaki dan memutuskan untuk menikah.

Hanya saja saat keluarga si wanita hendak datang ke kampung itu,  sontak keluarga merasa binggung sebab rumah mempelai pria tidak pernah ditemukan.

“Tiba-tiba keluarga wanita ini datang ke sini bersama rombongan nanyain rumah dan nama pria itu. Yah kami binggung soalnya tidak pernah ada yang namanya begitu di sini. Padahal prianya ini sudah minta izin apa segala macem,” kisahnya.

Kisah lain tutur Hakkamah, ada  delapan orang pedagang dari Jawa. Mereka jalan kaki hingga ke kampung Besari. Dagangan mereka saat itu habis diborong penduduk. Namun ketika pulang, dan bertemu dengan warga dusun Kerta mereka dijelaskan bahwa kampung Besari tidak pernah ada.

“Habis dagangannya, tetapi pas pulang lewat sini kan kita tanyain. Katanya mereka sudah dari kampung Besari, yah kita kasih tau kalau disana itu kebun. Terus mereka pada binggung,” kata dia.

Bagaimana pun fenomena kampung Besari yang hilang ini merupakan salah satu cerita rakyat yang diyakini hingga sekarang. Kendati banyak hal-hal mistis yang terjadi, warga dusun Kerta tidak pernah takut apalagi ingin pindah dari sana. Sebab mereka percaya bahwa penduduk yang ada di Besari merupakan saudara-saudara juga.

“Walaupun itu kampung alam gaib kita memang tidak pernah takut biasa aja gitu. Ini cerita dari dulu kami warga di sini sebenarnya juga ingin melihat langsung,” pungkasnya.

Percaya atau tidak, cerita Kampung yang hilang di Lombok Utara merupakan kisah dari banyaknya peninggalan sejarah pada zaman kerajaan dulu. Tapi terlepas dari hilangnya kampung itu, hanya sang pencipta Allah SWT yang dapat mengetahuinya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Lombok Utara Kedatangan Imam Besar Dari Palestina

  Lombok Utara – Tidak hanya Islamic Center (IC) Mataram saja yang kedatangan Imam atau ...