in

Kades Sambik Elen KLU Ditetapkan Tersangka Kasus Pungli Prona

Wakapolres Lombok Utara, Kompol Teuku Ardiansyah
Wakapolres Lombok Utara, Kompol Teuku Ardiansyah

 

Lombok Utara – Kasus yang membelit oknum Kepala Desa (Kades) Sambik Elen, AW beserta dua orang stafnya terkait dugaan pungli Prona, kini mulai jelas. Polres KLU sudah menetapkan AW yang notabene oknum kades sebagai tersangka.

“Sudah ada nama tersangka yaitu oknum Kades,” ujar Wakapolres Lombok Utara, Kompol Teuku Ardiansyah, Jumat (24/3).

Hal ini berdasarkan hasil gelar perkara yang dilaksanakan pada Kamis (23/3) siang bersama Inspektorat KLU, Kejaksaan Negeri Mataram, dan juga Tim Saber Pungli.

“Setelah kita gelar perkara tersangka ada indikasi melakukan pelanggaran,” kata dia.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”5985″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Lalu terhadap dua orang lainnya, yaitu HH dan HA masih dijadikan sebagai saksi. Kendati demikian, tidak  menutup kemungkinan bisa dijadikan tersangka lain tergantung hasil penyidikan berdasarkan hasil keterangan.

“Tidak menutup kemungkinan, karena hasil keterangan Staf Kades yang menyuruh untuk memungut,” ucapnya.

Saat ini pihaknya masih mendalami lebih lanjut. Tahapan sekarang dilanjutkan ke-penyidikan. Dalam hal ini, AW dijerat dengan pasal 12 huruf E Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ancaman hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp 200 juta,” pungkas Teuku.(iko)