BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Sembunyikan Barang Bukti di Kotak Permen, Polisi Ringkus Empat Pengedar Narkoba di Lombok Timur

Pelaku pengedar sabu yang diringkus polisi di Lombok Timur

 

Lombok Timur – Tiga pelaku pengedar Narkoba jenis sabu, digeruduk Satuan Reserse dan Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Timur, Jumat (17/3) sekitar pukul 21.30 Wita. Mereka dibekuk saat asyik pesta narkoba jenis sabu di sebuah rumah di Lingkungan Teros, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur.

Ketiga pelaku adalah, MA alias Sendor (34) asal Kelayu, Desa Kelayu Utara, Kecamatan Selong, AL alias FEN (30) dan HH alias DANY (33) asal Kelurahan Teros Kecamatan Labuhan Haji.

Kronologis penangkapan, diawali dengan penggeledahan, para pelaku tidak bisa mengelak setelah ditemukan sabu dalam bungkus variatif dalam kamar milik Dany.

Tidak sampai di sana, penggeledahan kembali dilakukan dan menemukan narkoba di saku celana MA alias Sendor. Sabu itu ditemukan dalam kotak permen frozz.

BACA JUGA:

Kapolres Lotim melalui Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Lotim, AKP Prayit Hariyanto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tiga pelaku tindak pidana narkoba. Ketiga pelaku ini, sejak lama menjadi Target Operasi (TO) Polisi.Dari tangan semua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti 12 bungkus Narkotika jenis sabu berat bruto 6,06 gram, dompet, gunting, dua korek api tanpa kepala, tiga buah handphone. Dari tiga orang itu, pihaknya langsung melakukan pengembangan, sehingga pada malam itu juga meringkus ARR alias Agus Pengot asal Tanjung.

“Dari tangan ARR alias Agus Pengot ini, kita amankan barang bukti sabu sebanyak 4 poket dengan berat bruto 4,35 gram, uang tunai hasil penjualan sabu Rp 2 juta, timbangan digital, dua korek api tanpa kepala, skop plastik, tiga bong, dua dompet, dan dua hp,”sebutnya.” Total narkotika jenis sabu yang kita amankan jadinya seberat 10,44 gram,”tambah Prayit.

Saat ini, para pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi Polres Lotim. Dalam kesempatan itu pula, pihaknya mengimbau masyarakat agar menjaga keluarganya sehingga terhindar dari barang haram tersebut.

Terhadap pelaku diancam pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127  ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman maksimal 12 pencari dan minimal 4 tahun penjara. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Berkenalan di Facebook, Siswi SMA di Lotim Nyaris Kawin dengan Orang Gila

  Lombok Timur – Facebook merupakan jejaring sosial untuk berinteraksi dengan banyak orang. Namun bagaimana ...