in

Dermaga Padangbai Bali Rusak, Ratusan Kendaraan Menumpuk di Pelabuhan Lembar

Kendaraan di parkiran pelabuhan Lembar, yang menunggu proses perbaikan Holing kolom Dermaga II, Padangbai
Kendaraan di parkiran pelabuhan Lembar, yang menunggu proses perbaikan Holing kolom Dermaga II, Padangbai

 

Lombok BaratHosting Kolom Dermaga II Padangbai Bali mengalami kerusakaan mendadak sejak Senin (13/3). Dampaknya berimbas pada proses penyebrangan.  Saat ini ratusan kendaraan siap menyebrang dari Lombok menuju Padangbai menumpuk di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Manager Operasional ASDP Lembar, Muhammad Yasin menyampaikan, kerusakan Hosting Dermaga Padangbai tersebut belum diketahui penyebabnya. Namun akibatnya pelayanan penyebrangan jalur laut Padangbai-Lembar akan menggunakan satu dermaga.

“Dampaknya, jumlah penumpang dan kendaraan terpaksa ngantri panjang,” ungkapnya, Kamis (16/3).

Dia mengaku, saat ini sedang dalam proses perbaikan dermaga tersebut yang diperkirakan memakan waktu tujuh sampai 10 hari ke depan. Akibat kejadian itu, atas nama manager ASDP Lembar menyampaikan  permohonan maaf atas terganggunya pelayanan bagi pengguna jasa.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”5394″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Yasin mengatakan, untuk antisipasi bertambahnya antrian dalam proses bongkar-muat barang dipercepat khususnya di Dermaga Padangbai.

Humas ASDP Lembar Denny NP menambahkan, jumlah kendaraan yang mengantri saat ini sekitar 200 unit. Sedangkan daya tampung parkir pelabuban lembar sekitar 150 unit, artinya melebihi kapasitas sehingga terjadi antrian.

Menurutnya, jalur alternatif antisipasi tumpukan dan antrian panjang kemungkinan menggunakan KMP Legundi lintasan Lembar-Surabaya.

Selain itu, menunda keberangkatan untuk menghindari pengapungan terlalu lama dan memprioritaskan keberangkatan kapal yang berukuran besar.

“Namun, kebijakan itu tergantung OPP selaku regulator pelabuhan,” katanya.

Dia menambahkan, estimasi waktu penutupan selama 7 hari sejak hari Senin kemarin. Ia sudah berkordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Kepolisian, Asuransi, perusahaan pelayaran atau GAPASDAP, KSOP, Kesehatan Pelabuhan dan OPP selaku regulator.

Untuk diketahui ada 24 trip sehari, jadi setiap jam jalan satu kapal. Berdasarkan data ASDP, pelabuhan Lembar-Padangbai dengan 24 trip kapal perhari, rata-rata perhari mengangkut 6 Bus Besar, 143 Truk Fuso, 90-120 truk PS standar, 50 mobil station family, dan 250 sepeda motor.(prm)