BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kredit Produktif di NTB Turun Akibat Rendahnya Serapan UMKM

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, menandatangani MoU bersama lembaga perbankan, dalam pengembangan UMKM

 

Mataram – Rendahnya serapan kredit Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) di awal tahun 2017 berdampak pada turunnya porsi kredit di beberapa lembaga perbankan di NTB.

Kepala OJK NTB, Yusri mengatakan, tahun 2016 lalu sempat merasa gembira karena porsi kredit produktif mencapai 52 sampai 53 persen, yang sebelumnya hanya 47 sampai 48 persen. Hal itu didukung oleh pertumbuhan kredit yang cukup fenomenal, mencapai 32 persen.

Namun, data update per Januari 2017, porsi kredit produktif justru turun dalam angka 49 persen.”Tentu ini tidak bisa kita biarkan. Peran kita sebagai agen pembangunan nanti akan dipertanyakan, ungkapnya, Rabu (15/3).

BACA JUGA:

Untuk itu lembaga perbankan menggagas ide dan bentuk komitmen bersama dalam memperhatikan sektor produktif pelaku usaha UMKM, di mana sektor prioritas NTB ada pada sektor pariwisata dan pertanian.

Dia akui, perhatian kita terhadap kedua sektor ini sangat kurang. Dari data kami, pembagian pembiayaan sektor pariwisata pada tahun 2016 sebesar 2,94 persen dari total keuangan Rp 29 triliun yang dianggarkan.

Tahun 2015 sebesar 2,95 persen dan tahun 2014 sebesar 2,76 persen. Maka, ditahun 2017 ini, tentu menjadi tahun harapan bagi seluruh pelaku ekonomi, mengingat mega proyek di NTB, seperti di KEK Mandalika mulai dibangun.

Kondisi ini tentunya bisa menyerap anggaran, karena ada aliran dana yang besar di sana, yang melibatkan banyak pekerja, sehingga diharapkan juga dapat menimbulkan multiplayer effect.

Demikian juga dengan sektor pertanian, pembagian kredit pada tahun 2016 sebesar 1,48 persen, tahun 2015 sebesar 1,22 persen, jadi hanya terperangkap di bawah 2 persen.

Yusri menambahkan, rendahnya serapan kredit ini tentu tidak bisa lepas dari peran pelaku industri keuangan. Untuk itu,tahun 2017 ini. Ia  berkomitmen akan memberi perhatian lebih dan membiayai para pelaku sektor di atas.

Baru 16 perbankan yang sudah siap berkomitmen dengan OJK dan menghimbau bank-bank lain dapat segera menyusul.

Terhadap hal itu, Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin berterima kasih atas perhatian OJK tingkatkan perenomian masyarakat NTB dengan menggandeng UMKM lebih berkembang.

Mengenai data valid para UMKM, Amin berjanji akan perintahkan Dinas terkait sesuai sektor masing-masing. “Apapun selama kita saling dukung, pasti pekerjaan yang berat jadi ringan,” pungkasnya.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Gema Takbir NTB Dapat Rekor MURI, Wagub: Ini Berkat Pengamanan Polisi

  Mataram – Gema takbir ‘Malam 1.000 Cahaya’ yang dipusatkan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, ...