BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Menkop UMKM: Masyarakat NTB Jangan Sia-siakan Keberadaan KEK Mandalika

Menteri Koperasi dan UMKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat minta masyarakat NTB, manfaatkan KEK

 

kicknews.today Mataram – Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berharap, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama bagi para koperasi dan pelaku UMKM di Lombok. “Kenapa saya sarankan seperti ini karena, saya dari Bali dan sangat tahu betul KEK Mandalika potensinya luar biasa,” ungkapnya di Mataram, Senin (13/3).

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah memberikan pemahaman bagi masyarakat Lombok bahwa daerahnya kini telah menjadi daerah tujuan wisata. “Itu yang paling penting, kalau itu sudah (warga sadar), maka yang lain akan mengikutinya,” saran dia.

Ia melanjutkan, sektor koperasi dan UMKM juga harus mempersiapkan diri menyambut kehadiran KEK Mandalika dengan sejumlah pelatihan dan pemahaman. Dia menilai, semangat berwirausaha masyarakat Lombok sangat tinggi. Namun, kerap terhambat tiga persoalan utama yakni pelatihan, pembiayaan, dan pemasaran. Menurutnya, ketiga hal ini harus dipenuhi para pelaku UMKM agar bisa bersaing ke depan.

“Kalau dilatih saja tapi enggak ada biaya ya susah, kalau dikasih biaya tidak diberikan pelatihan, uangnya akan lewat begitu saja. Begitu juga kalau pemasarannya tidak diperbaiki akan sama saja,” sentilnya.

BACA JUGA:

Ia juga berjanji akan berjuang turunkan pajak Koperasi. Karena, pertumbuhan ekonomi harus berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, koperasi dan pelaku UMKM  berperan penting disana. Kementerian Koperasi dan UMKM sedang berupaya menelurkan regulasi yang berdampak positif bagi kemajuan sektor UMKM dan Koperasi, termasuk soal pajak koperasi.

“Tidak boleh pajak koperasi disamakan dengan usaha yang lain (modal besar). Ini masih kita perjuangkan,” janjinya.

Sehingga meminta, pemerintah daerah ikut andil dalam meningkatkan kualitas koperasi di daerah.  Pihaknya mengusulkan penurunan pajak bagi pelaku UMKM dari 1 persen menjadi 0,25 persen. “Masih dikaji pemerintah, (idealnya) 0,25 persen lah dari 1 persen yang kita ajukan,” pungkasnya.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

InsyaAllah Sholat Idul Adha Tahun Ini Bisa Digelar di Masjid Agung Mandalika

  Mataram – Proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus mengalami kemajuan pesat. Kabar ...