in

Kapolda NTB ungkap Modus Baru Pencurian Ternak, Kapoles Diperintahkan Rajin Patroli

Kapolda NTB (Kanan) saat mengecek berkas di depan Asrama Makopolres KLU
Kapolda NTB (Kanan) saat mengecek berkas di depan Asrama Makopolres KLU

 

Lombok Utara – Pencurian ternak diwilayah NTB saat ini tengah marak. Sejumlah kasus yang diselidiki oleh aparat kepolisian justru mencuatkan modus baru terkait proses aksi tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Firli M.Si saat berkunjung ke Lombok Utara, Selasa (14/3).

“Hasil yang kita temui ada modus baru yaitu pelaku menggiring ternak hasil curian dan langsung memotongnya di tempat. Jadi dia bawa dagingnya saja,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, selain modus yang sudah lumrah dilakukan yakni dengan mengangkut ternak dalam mobil box, ada lagi modus lainnya dengan menggiring ternak tersebut hingga ke tepi pantai. Selanjutnya, di sana sudah ada boat yang menunggu untuk menggangkut ternak.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7258″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Modus lain ternak dibawa ke pantai lalu di sana sudah ada boat untuk angkut ternak. Tetapi kebanyakan masih menggunakan modus lama,” katanya.

Kasus pencurian ternak di Lombok Utara cukup banyak, kendati tidak hanya di kabupaten termuda di NTB itu saja melainkan daerah lain seperti Lombok Tengah dan juga Bima serta Sumbawa mengalami kejadian serupa.

“Ini tidak hanya terjadi di Loteng saja, kemarin kita temukan pelaku yang memotong ternak curian itu di Bima dan Sumbawa,” jelasnya.

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang kembali atau paling tidak sebagai langkah pencegahan pihaknya telah memerintahkan jajaran Polres di NTB guna intens melakukan patroli.

“Saya sudah perintahkan Kapolres untuk lakukan kegiatan patroli disepanjangan jalan khususnya memeriksa mobil-mobil box,” tegasnya.

Selain melakukan patroli, pembuatan kandang kolektif oleh kelompok tani ternak juga menjadi salah satu langkah yang dianggap tepat. Pasalnya, dari kebanyakan kasus notabene ternak yang ada di kandang pribadi kerap kali menjadi sasaran para pencuri tersebut.(iko)