BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Gus Mus: Berani Sekali… Masak Allah Diajak Urus Pilkada?

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Bisri

 

kicknews.today Mataram – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017 ini memunculkan sosok baru untuk dipilih oleh masyarakat sebagai pemimpin. Hanya saja, tak jarang dalam prosesnya sejumlah kontestan justru menyangkut pautkan agama dengan politik.

Bukan hanya itu, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri atau kerap disapa Gus Mus, menyinggung beberapa kontestan pilkada yang gemar berteriak Allahu Akbar. Padahal, menurutnya mereka belum tentu tahu persis makna dari ucapan tersebut.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7147″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Masak urusan Pilkada Gusti Allah diajak? Saya tanya, apa arti sampean mengucapkan Allahu Akbar? Allah Maha Besar. Sebesar apa Allah, kok sampean mengatakan terbesar? Wong pengajian Akbar, Masjid Akbar, dan imam besar juga ada, apa Tuhan sebesar itu?,” ujar Mustofa di Masjid Raya Bandung, Senin (13/3) dilansir dari situs resmi NU.

Ketika ada sejumlah calon yang melontarkan itu, ia mengaku sekadar tertawa. Sebab pihak yang terlibat dalam Pilkada merasa apa yang diyakini dan dipelajari olehnya merupakan kebenaran mutlak sesuai dengan apa perintah Tuhan.

“Ada yang merasa seperti Gusti Allah. Kalau dia marah dipikir Allah juga marah. Kalau dia geram, dia pikir Allah juga geram. Allahu sebesar itu, tapi disuruh ngurusi Pilkada, berani sekali orang-orang Indonesia ini. Jangan mengatakan Allahu Akbar, tapi merasa dirinya lebih besar dengan yang lain,” katanya.

Menurutnya, banyak orang sekarang ini khususnya dalam moment pilkada mengucapkan pujian terhadap Tuhan, tapi hatinya justru hanya mementingkan bagaimana tujuan politiknya tercapai.

“Ketika Allahu Akbar, di kepala sampean ada siapa? Kalau mengucapkan Allahu Akbar, tapi di dalam kepada terpikir ‘Haji Sulam Jualan Bubur’. Jangan sembarangan Allahu Akbar dulu, bahwa banyak ulama pingsan karena tahu betapa kecil kita ini,” ungkap dia.

Ia mengakui memang sulit mengecilkan diri sendiri, apalagi bagi yang mempunyai jabatan dan posisi tinggi di masyarakat.

“Jadi kita itu bagaimana, mengecilkan diri sendiri tidak bisa, membesarkan Tuhan tidak mampu,” jelasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Megawati dan Jokowi akan Hadiri Konbes NU di NTB

  kicknews.today – Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konfrensi Besar (Munas – Konbes) Nahdlatul Ulama ...