Ada Yang Janggal, Bisa Jadi Kematian Warga Prancis di Laut Sekotong Bukan Kecelakaan

Jenazah korban WNA Prancis sewaktu masih di Puskesmas Sekotong

 

kicknews.today Mataram – Meski telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, jenazah warga Prancis bernama Nicholas (39), tetap harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Tindakan itu dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban yang ditemukan dalam kondisi tenggelam jam 09.00 wita, pagi tadi tersebut.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7235″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Kasatrolda Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan bahwa setelah korban ditemukan dan dievakuasi, proses tidak lantas berhenti sampai disitu. Harus dipastikan penyebab kematian korban, apakah murni karena kecelakaan akibat tenggelam, atau ada faktor lain yang menyebakan meninggalnya korban.

“Tidak bisa serta merta kita bilang itu kecelakaan, karena mungkin saja ada unsur pidana di dalamnya,”ungkap Dewa kepada kicknews.today (17/2).

Penilaian itu dikatakannya karena terdapat beberapa kejanggalan dalam kejadian tersebut. Dari laporan yang diterimanya, korban bersama 5 orang lain yang dua diantaranya adalah rekan sesama WNA. Berangkat ke lokasi diving dengan menggunakan Kapal milik Dinas Perikanan. Bersama mereka ikut juga tiga warga Lombok Tengah, yang dua diantaranya berprofesi sebagai pemandu wisata atau Giude.

“Kapal yang digunakan kan kapal milik dinas, harusnya ada ABK kapalnya yang ikut kan? Terus saat kejadian mereka sedang ada dimana? Guidenya juga kemana? Ingat lho ini warga asing,” sebut Dewa.

Karena itu menurutnya kejadian tewasnya Bule asal Prancis itu, bisa saja bukan murni akibat kecelakaan.

“Ini harus ditelusuri lebih jauh. Kami masih menunggu hasil otopsi untuk kepastian penyebab meninggalnya korban.” Tegasnya. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat