Ribuan Peserta Semarakan Parade Budaya “Core Event Bau Nyale” di Lombok Tengah

Peserta parade budaya saat melintasi panggung kehormatan di depan Kantor Bupati Lombok Tengah

 

kicknews.today Lombok Tengah – Ribuan mata tertuju pada ribuan peserta Parade Budaya Bau Nyale. Parade yang diikuti oleh peserta yang berpakaian adat Sasak, Sumbawa dan Mbojo. Dikemas dalam rangka menyemarakkan Core Event Bau Nyale, yang dilaksanakan tanggal 16-17 Februari 2017. Even meriah tersebut digelar di jalan Gajah Mada depan Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (16/2).

Pada parade ini bukan hanya pakaian adat saja ditampilkan. Melainkan hasil bumi dan Kesenian Gendang Beleq pun ikut dipersembahkan bagi penonton domestik dan mancanegara.

Peserta parade dilepas mulai dari Lapangan Bundar jalan Jenderal Sudirman Praya, beriringan sepanjang dua kilometer melintasi panggung kehormatan di jalan Gajah Mada Praya. Sembari memberi penghormatan kepada tamu dan pimpinan serta tokoh yang hadir, ada beberapa pelaku budaya seperti Gendang Beleq mempersembahkan variasi tariannya.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1638″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Ketua panitia, Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Moh Fauzal mengatakan. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Yang juga dilaksanakan untuk merayakan tradisi bau nyale yang setiap tahun dilaksanakan secara meriah oleh masyarakat Sasak NTB.

Disebutkan juga bahwa parade budaya ini, diikuti oleh 24 kontingen yang masing-masingnya beranggotakan 200 peserta. Tercatat juga 15 WNA asal Korea sengaja dibawa oleh salah satu travel agent, semata-mata hanya untuk mengikuti Festival Bau Nyale ini.

“WNA Korea itu menginap dan standby di Kuta, agar tidak kecolongan ikuti tradisi Sasak bau nyale,” pungkasnya.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat