Jasa Wisata Belum Kantongi TDUP?, Segera Urus ke Disbudpar KLU. Gratis…!!!

Salah satu bentuk jasa wisata yang ditawarkan di KLU

 

kicknews.today Lombok Utara – Para pengusaha yang menawarkan jasa wisata saat ini terindikasi masih banyak yang belum mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Kasa wisata yang belum, diharapkan segera menghubungi Disbudpar KLU.

Kabid Destinasi Wisata, I Wayan Bratayasa mengatakan, untuk mengurus tanda daftar usaha ini tidak dipungut biaya. Tentu multiplayer effect yang diharapkan supaya ada karakter serta kelengkapan dari pada jasa wisata yang ditawarkan.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”6004″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

‘’Pengurusan retribusi TDUP ini gratis, tujuannya untuk standarnisasi pelayanan agar kita memiliki karakter. Artinya kan yang non bintang dengan yang bintang berbeda,” ujarnya, Selasa (14/2).

Menurutnya, jasa usaha wisata di Lombok Utara di inventaris sekitar 60 persen belum memiliki TDUP. Kendati 40 persennya sudah memiliki, umumnya sejumlah hotel serta travel agent di darat yang sudah merampungkan syarat tersebut.

‘’Kalau data tahun 2017 kita belum punya karena masih berlangsung pendataan ini. Namun jika berkaca pada tahun 2016 kemarin itu sekitar 60 persen belum mengantongi,” jelasnya.

Persoalan yang muncul, lantaran mayoritas jasa usaha wisata yang notabene terkungkung di tanah PT GTI Trawangan. Sebab, tidak adanya izin menjadi salah satu faktor pengusaha kesulitan mengurus TDUP disana. Kendati demikian, fokusnya yakni melakukan pendataan dan menyasar pengusaha jasa wisata yang tidak tergolong berada di tanah GTI untuk dibuatkan TDUP.

‘’Sosialisasi dan sertifikasi lain-lain sudah kita lakukan, ini sedang berjalan. Kami inginnya agar pengusaha, pemerintah, stakeholder dapat bersinergi dengan bagus. Tentu untuk kemajuan pariwisata KLU juga,” tandasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat