Peduli Pendidikan, BI Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Mataram

Acara Roadshow dan Sosialisasi Program Beasiswa BI 2017 yang digelar di Auditorium Universitas Mataram

 

kicknews.today Mataram – Tahun 2017, Bank Indonesia (BI) kembali meluncurkan program beasiswa pendidikan. Dengan program Generasi Baru Indonesia (GENBI), BI mewujudkan kepeduliannya terhadap pendidikan.

Dua kampus di Kota Mataram mendapatkan quota beasiswa yang diluncurkan BI. Dalam roadshow dan sosialisasi program beasiswa BI 2017 yang digelar di Auditorium Universitas Mataram (Unram), Selasa (14/2), Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB menyampaikan tujuan program beasiswa tersebut.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Prijono yang diwakili oleh Kepala Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan, I Putu Sulastri, menyatakan komitmen pihaknya.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1800″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2329″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Ini bentuk komitmen dan konsistensi kepedulian BI untuk meningkatkan kualitas pendidikan. BI memberikan beasiswa Rp 700.000 per bulan selama satu tahun bagi mahasiswa terpilih nantinya,” ujarnya dalam sosialisasi tersebut.

Program beasiswa akan diselenggarakan pada Maret 2017 mendatang. Unram dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram mendapat jatah  program ini.

Selain program beasiswa, BI juga memberikan pengembangan motivasi, skill, dan kepemimpinan terhadap penerima beasiswa. 

“Tidak hanya manfaat materil saja, tapi pengembangan motivasi, skill, serta leadership. Penerima beasiswa juga akan dibekali ilmu sosial untuk bersosialisasi di tengah masyarakat,” ujar Sulastri.

Sulastri juga meminta agar penerima beasiswa memberikan harapan baru atau masukan bagi BI, sehingga terus maju dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara Wakil Rektor III Unram, Dr. Muhammad Natsir SH,. M.Hum, mengapresiasikan langkah BI dalam kepeduliannya terhadap pendidikan. Ia berharap agar mahasiswa penerima beasiswa memanfaatkan untuk aktivitas akademik.

“Saya berharap beasiswa yang diberikan BI digunakan sebaik-baiknya oleh mahasiswa penerima beasiswa,” ujarnya dalam sambutan.

Sosialisasi  Kebanksentralan dan Keaslian Uang

Pada acara tersebut, BI juga menggelar sosialisasi kebanksentralan dan keaslian uang rupiah tahun emisi 2016. Dalam materi kebanksentralan yang dipaparkan

Analisis BI,  Hanif Galih Pratama. Dia menjelaskan tujuan BI sebagai stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan dan stabilitas pembayaran.

Pencegahan inflasi menjadi tugas BI untuk terus memelihara kestabilan rupiah. Hanif juga menjelaskan sejarah berdirinya BI yang diawali dengan nama De Javasche Bank (DJB). Hingga sejarah pengawasan perbankan yang kini merupakan tugas OJK.

Pemateri lainnya yang juga sebagai analis Taufiqurrahman, menjelaskan ciri keaslian uang rupiah tahun emisi 2016. Dalam materinya, Opik juga mematahkan isu miring di tengah masyarakat tentang lambang BI pada uang kertas baru, yang dikira lambang salah satu partai terlarang.

Menurutnya, desain pada uang baru saat ini sesuai dengan undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Ia juga mengungkapkan bahwa desain pada uang baru saat ini diapresiasikan oleh dunia internasional.

“Karena pada uang baru sangat sulit untuk dipalsukan. Mulai dari uangnya yang terlihat terang dengan kombinasi warna yang sulit ditiru,” paparnya.

Pada letak gambar perisai pun akan berubah warna jika dilihat dari sudut yang berbeda pada uang tersebut. Itu juga berlaku jika uang tersebut ditrawang. Akan terlihat gambar pahlawan dan ornamen. Jika diraba, memiliki kode untuk tuna netra dalam menanda nominal uang tersebut.(sz*)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat