Ketahuan Buka Kursus, Profesor Asal Korea Dideportasi Imigrasi Mataram

Choi Chungyun (kiri, red) bersama petugas Imigrasi Mataram saat akan di Deportasi

 

kicknews.today Mataram – Kantor Imigrasi Mataram kembali mendeportasi Warga Negara Asing (WNA). Kali ini dari Korea, Choi Chungyun. Dia melanggar Undang-undang Keimigrasian karena penyalahgunaan ijin tinggal.

Sapaan Choi itu melakukan kegiatan membuka lembaga kursus pendidikan bahasa Korea dibawah PT Elite Akademy Korea di wilayah Cakranegara Mataram dan mengaku sebagai Profesor.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”6963″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Apapun profesi, tidak jadi masalah selama tidak melanggar aturan ke imigrasian. Namun, terhadap Choi Chungyun ini, masuk ke Lombok menyalahi ijin tinggal,” ungkap Kepala Seksi Status Kemigrasian, Kantor Imigrasi Mataram, Rahmat Gunawan, Senin (13/2).

Rahmat menjelaskan, Choi membuka lembaga kursus di Lombok sejak 5 bulan lalu. Dimana, keberadaan Choi terungkap ketika mengurus perpanjangan ijin. Karena terlalu sering terlihat membuat petugas Imigrasi curiga kemudian melakukan pendalam.

Hasilnya,  Choi yang  dengan nomor pasport M84632350, massa berlaku hingga 2019 mendatang, dinyatakan melanggar penyalagunaan ijin tinggal.

Dia mengaku, Choi sudah diamankan dan langsung di Deportasi hari ini (13/2) melalui Lombok International Airport  (LIA),  pukul 12.00 wita dikawal petugas Imigrasi. “Choi memiliki teman, tapi temanya dinyatakan tidak bermasalah,” katanya.

Rahmat memaparkan, berdasarkan struktur organisasi PT Elite Akademy Korea, Choi menjabat wakil Direktur  yang mendukung semua kegiatan PT Elite untuk kemajuan perusahaan tersebut.

Namun, ijin keimigrasian tidak sesuai peruntukan. Menyatakan yang bersangkutan telah melakukan suatu kegiatan yang tidak sesuai izin keimigrasian yang berlaku. “Choi juga sempat bermasalah di Surabaya sehingga harus di Deportasi,” pungkasnya.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat