Gerakan Rp.2.000 Dalam Patroli Empati Ala Kapolres Lombok Utara

Kapolres Lombok Utara sesaat setelah acara di Ponpes Bayyinul Ulum

 

kicknews.today Mataram – Porles Lombok Utara gencar melaksanakan Patroli Empati, guna membangun kemitraan dan silaturahmi yang erat dengan masyarakat. Diantaranya dilaksanakan dengan bersilaturahmi ke Ponpes di dalam wilayah hukumnya.

Kapolres Lombok Utara AKBP Rifa’i saat melakukan silaturrahmi di Yayasan Ponpes Bayyinul Ulum Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara pimpinan TGH. Sukarman Azhar Ali, Sabtu (11/2), memaparkan bahwa salah satu kegiatan dari Program Empati adalah ‘Kotak Empati’. Yaitu mengharuskan setiap personil di Jajaran Polres Lombok Utara menyisihkan uang saku masing-masing Rp.2,000 untuk dimasukkan ke Kotak Empati.

BACA JUGA:

“Yang punya kebiasaan merokok seperti saya ini, misalnya satu bungkus itu Rp.18,000. Jadi, masih ada sisa Rp.2,000, itu yang dimasukkan ke Kotak Empati atau semacam Kotak Amal,” jelas Rifa’i.

Hasil dari program kotak empati Polres Lombok Utara yang pertama kali langsung diserahkan kepada Ponpes Bayyinul Ulum Santong, disaat yang bersamaan.

“Coba bayangkan, misalnya anggota saya 75 orang x Rp2,000 x 30 hari, sudah berapa? Rp.4,500,000. Itu kalau 75 orang, bagaimana kalau lebih, 150 orang misalnya, kalikan saja,” lanjutnya.

Pada momen yang sama, Rifa’i juga menyempatkan diri menyinggung beberapa hal terkait kamtibmas. Dimana menurut data kepolisian, angka kecelakaan di Lombok Utara masih tergolong tinggi. Hal itu dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk taat terhadap aturan berlalu lintas.

Selain itu Ia juga sempat menyinggung tentang kebisaan sebagian warga dalam menjalankan ritual adat nyongkolan yang kerap menimbulkan kerawanan kamtibmas, akibat ulah beberapa oknum dan pelibatan miras lokal dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, pimpinan Ponpes Bayyinul Ulum TGH. Sukarman Azhar Ali yang juga Syuriah NU Cabang Lombok Utara. Meminta kepada Kapolres untuk memberikan penyuluhan tentang kamtibmas, narkoba dan bagaimana aturan berkendara yang baik dan benar, sesuai dengan aturan yang berlaku.(mta)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat