Pipa PDAM Digerus Banjir, Warga Desa Senaru Krisis Air Bersih

Salah satu jembatan putus akibat banjir di KLU

 

kicknews.today Lombok Utara – Masyarakat desa Senaru, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) saat ini sedang alami krisis air. Betapa tidak, cuaca buruk yang menerjang menyebabkan sungai meluap. Selain merobohkan jembatan yang menghubungkan lima desa, pipa PDAM dan swadaya masyarakat pun rusak dihantam banjir.

‘’Saat ini (air PDAM) sudah mati, jadi sekali semua tidak ada air disini. Karena pipa yang ada di sungai terbawa arus sebagian ada yang hancur,” ujar kades Senaru, Isa Rahman, Minggu (12/2).

Menurutnya, situasi ini sudah dialami oleh warga Senaru kurang lebih tiga hari belakangan. Untuk sehari-hari, masyarakat terpaksa menggunakan sumur bor sementara waktu.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2644″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

‘’Irigasinya mati semua ndak ada, kita susah beberapa warga sekarang ada yang pakai bor. Tapi juga manfaatkan yang di sungai,” jelasnya.

Mata air di Senaru merupakan yang terbesar digunakan di Kecamatan Bayan. Artinya, dengan lumpuhnya pipa jaringan PDAM dan pipa swadaya masyarakat bukan tidak mungkin desa lain di Bayan terhambat mendapatkan air tersebut.

‘’Air kami disini digunakan oleh desa-desa yang lain,” katanya.

‘’Satu tetes sudah tidak ada, kami harap Pemda segera beri solusi. Tolong untuk PDAM kami segera dibantu,” imbuhnya.

Tidak hanya persoalan air, namun akibat cuaca buruk ini sejumlah jalan di Senaru pun mengalami kerusakan. Belum lagi, pohon tumbang juga terjadi dibeberapa titik.

‘’Jalan kami sudah ada yang rusak sebagian apalagi pohon tumbang belakangan juga sering. Tapi bagi saya soal air ini harus diatasi dulu,” demikian Isa.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat