Pak Bupati Tolong Kami… Jembatan Penghubung Lima Desa di KLU Putus

Kondisi salah satu jembatan yang putus di KLU

 

kicknews.today Lombok Utara – Sebuah jembatan yang menghubungkan lima desa di kecamatan Bayan, Lombok utara terputus. Hal ini disebabkan oleh cuaca buruk yang belakangan melanda.

‘’Ini sudah tiga hari yang lalu, Jumat kemarin cuma retak. Tapi sekarang kondisinya sudah putus itu terjadi pada Sabtu malam,” ujar Kades Senaru, Isa Rahman saat ditemui dilokasi, Minggu (12/2).

Menurutnya, jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat. Pasalnya, tak jarang anak-anak sekolah lewat sana. Belum lagi warga pemeluk agama hindu yang hendak melakukan ibadah ke Pura Agung Rinjani, juga melewati jembatan ini.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1041″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

‘’Sangat penting lah urgent kebutuhan masyarakat, anak-anak kami sekolah ke desa Anyar lewat sini. Apalagi saudara kita yang Hindu ketika weekend pasti lewat sini untuk ibadah,” jelasnya.

‘’Desa yang saling berkaitan itu, yakni Senaru, Sukadana, Anyar, Batu Rakit, dan Karang Bajo. Kalau tidak ada jembatan otomatis aktivitas kami lumpuh,” sambungnya.

Jembatan penghubung ini dibangun pada tahun 2014 lalu melalui program MP3KI pemerintah pusat. Meskipun dari sisi kontruksi dirasa sangat bagus, kendati begitu namun meluapnya air sungai menyebabkan jembatan tersebut juga hancur.

‘’Hasilnya sih bagus, tetapi ketika alam sudah berbicara mau apalagi. Dia (Jembatan) roboh seketika dan sekarang masyarakat susah,” katanya.

Ia berharap, supaya Pemda KLU, terutama kepada Bupati agar segera meninjau lokasi dan membantu akses masyarakat ini. Masyarakat Bayan, khususnya desa Senaru sekarang tidak bisa melaksanakan aktivitas secara normal.

‘’Kami pemerintah desa berharap agar Pemda ada perhatian, mungkin melihat kondisi jembatan dan segera diperbaiki,” tandasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat