Akibat Jembatan Putus, Pengungsi dari Empat Desa di Sambelia Terisolir

Personel Sabhara Polres Lotim saat membantu warga menyebrang di jembatan rakitan

 

kicknews.today Lotim – Akibat jembatan putus di Desa Sambelia Kecamatan Sambelia Lombok Timur, ada ratusan pengungsi dari empat desa terisolir. Mereka tertahan di kantor camat Sambelia. Empat desa itu seperti Desa Sambelia, Desa Darakunci, Desa Sugian dan Desa Belanting.

Data sebelumnya ada 368 jiwa dan 215 KK dievakuasi di kantor camat. Belum dihitung jumlah pasti pengungsi malam harinya, karena mereka pagi tadi sebagian sudah kembali ke rumah masing masing.

Kepala Unit SAR Lotim, Lukmanul Hakim menyebutkan, para pengungsi saat ini masih tertahan di Kantor camat Sambelia.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2644″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Sebenarnya kami ingin evakuasi ke Lapangan Sambelia,tapi karena jembatan putus,kami akhirnya biarkan pengungsi bertahan di Kantor Camat Sambelia,” kata Lukmanul Hakim.

Jalur untuk keluar dari desa itu sebenarnya satu satunya melalui jembatan tersebut. Tapi karena jembatannya putus, sehingga samasekali tidak bisa dilalui.

“Sebenarnya kita sudah buatkan dapur umum di lapangan Sambelia, tapi karena jembatannya putus, makanya pengungsi tidak bisa dibawa keluar,” kata Lukmanul Hakim.

Sebenarnya ada upaya membawa logistik ke kantor camat. Tapi lantaran jembatan putus, bantuan masih tertahan.

“Logistik tidak bisa dibawa ke pengungsi,” katanya. Sehingga dengan dibangunnya jembatan darurat itu diharapkan bisa dilalui kendaraan seperti sepedamotor untuk bawa logistik pengungsi. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat