Susahnya “Move On” Dari TGB, Ganti Gubernur “Keret Kentok” Investasi Bisa Lancar

Gubernur NTB Zainul Majdi saat berphoto dengan burung hantu/ Foto : Iko

 

kicknews.today Mataram – Para pelaku usaha pariwisata sangat merasakan perkembangan dunia pariwisata selama NTB dipimpin oleh TGH M Zainul Majdi. Meski berlabel pemuka Agama Islam, namun perhatiannya terhadap kemajuan pariwisata dirasakan sangat memberi dampak.

Setidaknya itulah yang diakui pelaku perjalanan wisata Kimi, pemilik usaha Qimi Summit Rinjani Trekking kepada kicknews.today baru-baru ini.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2841″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Menurut dia, masuknya banyak investor terutama asal negara-negara Timur Tengah, yang telah berkomitmen akan berinvestasi di NTB. Tidak lepas dari keyakinan mereka terhadap sosok TGB sebagai pimpinan di NTB ini.

“Kalo sampai 10 negara itu masuk, kan investor banyak. Jadi kalo Gubernur diganti “keret kentok” (iris telinga saya, red) kalau bisa mulus. Karena nama Tuan Gurunya yang bikin yakin investor Timur Tengah itu,” ungkapnya dengan yakin.

Salah satu contoh yang Ia berikan, adalah tersematnya Lombok sebagai destinasi wisata halal dunia dan destinasi bulan madu dunia. Label tersebut diakui sangat berpengaruh besar terhadap tingkat kunjungan wisata, terutama bagi wistawan domestik.

“Sebelumnya tamu saya banyak yang was-was waktu mau singgah makan. Sekarang sudah hampir tidak ada yang nanya, makanan disini halal atau tidak. Semua yakin dan tenang karena label destinasi halal itu,” tutur pria yang telah menjalankan usahanya selama lebih dari 10 tahun tersebut.

Ia menambahkan sosok TGB yang dinilai sebagai seorang yang berfikiran terbuka, tidak fanatik dan cukup perduli terhadap kelestarian lingkungan. Membuat NTB banyak dilirik pihak luar, baik investor maupun wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kalau bisa naik (TGB menjadi Gubernur NTB, red)  satu kali lagi aja dah, malah kalau bisa jadi Presiden lebih bagus lagi,” harapnya.

Hanya saja perihal masih kurang amannya wilayah Lombok Tengah bagian Selatan, diantaranya jalur menuju destinasi wisata Mandalika Resort. Menjadi satu catatan khusus yang menurutnya sangat penting untuk diselesaikan segera.

“Padahal alamnya luar biasa disana. Saya saja yang orang sini bengong, apalagi tamu. Apalagi kalau lewat laut, viewnya SubahanAllah,…” Ungkapnya saat mencoba menggambarkan potensi pariwisata di wilayah selatan Pulau Lombok itu.(hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat