DPO Curanmor Loteng Tertangkap, Pengembangan Kasus Penadah

P alias BL ketika digelandang aparat kepolisian dari tempat kosnya

 

kicknews.today Lombok Tengah – Kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Lombok Tengah tak kunjung habis-habisnya. Padahal aparat kepolisian terus berusaha memberantas dan menjaga keamanan. Buktinya, seorang pelaku yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil diciduk setelah penadah diperkarakan.

Sabtu (11/2) pukul 08.35 wita, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang berinisial P alias BL (35) yang perprofesi sebagai Guide, asal Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, saat tertidur di kamar kostnya di Dusun Ujung Lauq, Kuta.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”74″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Korbannya adalah wisatawan asing bernama Mitchell Jeffry Phillips, (23),” ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya, Sabtu (11/2).

Arjuna memaparkan kronologi kejadian pencurian, Kamis 20 Oktober  2016, sekitar pukul 21.00 wita korban  Mitchell Jeffry Phillips mengendarai sepeda motor merek Honda Vario warna hitam list biru dengan Nomor Polisi DR 4741 TD saat akan kembali ke Roy Home Stay.

“Saat itu, korban berencana makan malam di Cafe Friday’s Burito, pukul 22.00 wita. Namun motornya tidak ada ditempat,” paparnya.

Ditambahkan Arjuna, kendaraan hasil curian itu berhasil diamankan dari seorang penadah, RT (36) pekerjaan honorer asal Ujung Daye, Kuta, saat akan transaksi jual beli bersama LUW (30) asal Penyalu, Rembitan. Saat itu anggota Satreskrim Polsek Kuta mendapat informasi ada transaksi kendaraan.

“Kedua yang diduga penadah sedang dalam proses perkara,” tutur dia.

Dari informasi kedua orang itulah, aparat kepolisian melakukan pengembangan dan memeriksa kendaraan tersebut disesuaikan dengan laporan yang diterima, pencocokkan nomor mesin JF8IE-1668366, nomor rangka : MH1JF8118CK571197. Ternyata sesuai dengan nomor kendaraan yang dilaporkan korban.

“Sebenarnya pelaku ini merupakan residivis, karena kerap kali menjalani hukuman dalam kasus curat dan curanmor,” katanya.

Pelaku sudah diamankan petugas Satreskrim Polres Loteng, untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP ancaman hukum 7 tahun penjara. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat