Kapolda NTB Langsung Sambangi Jenazah Polisi Korban Terseret Banjir

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono menyambanyi Jenazah AKBP Lanep di RS. Bhayangkara

 

kicknews.today Mataram – Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono melihat langsung jenazah AKBP Lenap korban terseret banjir. Kapolda NTB dengan dikawal ajudannya mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Mataram beberapa menit saat jenazah tiba di rumah sakit, Sabtu (11/2).

AKBP Lenap diketahui merupakan tenaga pendidik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTB. Korban tewas terseret banjir bah di jembatan Dusun Pedamekan, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

BACA JUGA:

Kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi. Korban saat itu hendak menyeberangi jembatan. Tiba-tiba banjir bah datang menghempas mobil korban saat berada di tengah jembatan. Korban sempat hilang terseret arus banjir.

Pagi tadi korban dievakuasi oleh warga dan Polair Polda NTB. Korban ditemukan tersangkut bebatuan sungai.

Kapolda NTB usai menyambangi jenazah mengatakan, AKBP Lenap memiliki banyak peran di desa tersebut. Korban diketahui sering menolong pelajar di daerah tersebut untuk menyeberangi sungai desa. Korban juga bertugas mengevakuasi warga yang terkena banjir di desa tersebut.

“Korban bertugas mengevakuasi warga yang terkena banjir, dan membawa warga di tempat yang aman. Di sekitar SPN. Jam 02.00 Wita sempat berkomunikasi dengan rekan polisi. Tapi sekitar jam 03.00 Wita, beliau pergi enggak ada yang tahu,” ujar Kapolda.

“Korban terkena air bah yang muncul di sekitar tebing. Sehingga korban terbawa. Baru jam enam pagi diketemukan,” sambungnya.

Menurut Kapolda, korban terseret banjir sekitar tiga kilometer dari lokasinya pertama kali terjebak. Pihak keluarga hingga saat ini masih berkumpul untuk menentukan di mana korban akan dimakamkan.

“Dari orang tua mintanya (dimakamkan) di Lombok Tengah. Dari anak istri mintanya di Mataram. Kita musyawarahkan nanti. Keluarganya masih dalam perjalanan ke sini. Nanti kita akan bantu proses pemakamannya,” pungkas Kapolda.(szr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat