Saber Pungli KLU Rekrut 50 Orang Preman dan Tuan Guru

Bupati Dr. H. Najmul Akhyar saat kukuhkan Tim Saber Pungli KLU belum lama ini

 

kicknews.today Lombok Utara – Memberantas upaya pungli di semua sektor termasuk desa, Tim Saber Pungli KLU memperluas gerakan hingga ke pelosok. Bahkan guna memaksimalkan kerja, tim telah merekrut setidaknya 50 orang yang berstatus non PNS dan Kepolisian.

“Tim sudah bergerak dan tidak hanya polisi atau PNS, melainkan juga preman dan para tuan guru ini kita rekrut sebanyak 50 orang,” ujar Bupati KLU, Najmul Akhyar, Rabu (8/2).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7187″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Menurutnya, tujuan sasaran ke pelosok desa guna mengawasi penggunaan dana desa yang bersumber dari APBN maupun dari APBD.

“Tentu jaminan pemerintah supaya bisa menyelenggarakan dengan baik, sebagaimana diatur undang-undang. Artinya pungli ini memang harus diberantas,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Penataan Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Edi Agus Wahyudi mengimbau agar pelaksanaan anggaran diarahkan sesuai ketentuan. Sebab semuanya sudah tertuang dalam dokumen pelaksanaan sehingga sangat sulit upaya pungli.

“Kalau eksekusi anggaran semua desa sudah tahu harus mengikuti APBDes,” katanya.

“Apalagi desa tidak boleh memungut uang untuk pembuatan rekomendasi maupun sejenisnya. Mereka hanya bisa pungut aset seperti obyek wisata saja. Kita intens melakukan pembinaan, insyaAllah tidak ada,” tutupnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat