Kapolda NTB ; Solidaritas dengan Ulama dan Agama Jaga Keutuhan NKRI

Kapolda NTB dan TGH. Turmudzi Badruddin berjabat tangan pada acara silaturrahmi di YPP Qamarul Huda Bagu

 

kicknews.today Lombok Tengah – Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Umar Septono, SH.,MH tegas mengatakan bahwa agama adalah alat pemersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Kapolda saat silaturahmi dengan tokoh NU se-Pulau Lombok di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah Rabu (8/2).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”719″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Umar Septono dalam sambutannya, menegaskan  pentingnya membangun kemitraan, baik dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menangkal gangguan Kamtibmas.

“Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan kita meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI,” Kapolda memaparkan.

Silaturrahmi yang bertempat di Yayasan pimpinan Rois Suriyah PBNU TGH Turmudzi Badruddin ini dihadiri PWNU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansur (pimpinan Yayasan Ponpes Al-Mansyuriyah Sangkong, Praya Barat), TGH Ma’rif Makmun (pimpinan Yayasan Ponpes Manhalul Ma’arif Darek, Praya Barat Daya) Ketua Tanfiziah Cabang NU se-Pulau Lombok, sesepuh dan ulama NU, jajaran Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah, dan Kapolres se-Pulau Lombok.

Kapolda yang dikenal dekat dengan ulama dan masyarakat ini menilai bahwa agama merupakan ruh dalam berkehidupan dan berkebangsaan dalam bingkai NKRI.

Dalam kesempatan itu Umar mengutip kata-kata bijak pendiri organisasi Islam NU, KH Hasyim Asy’ari bahwa ‘cinta tanah air merupakan bagian dari keimanan’.

“Sehingga toleransi kehidupan beragama dan bermasyarakat di NTB dapat dipelihara. Pemerintahan dapat bekerja dengan baik dan masyarakat dapat berkegiatan sehari-hari dengan damai,” katanya.

Dalam mencegah dan menangkal upaya memecah belah bangsa, Polda NTB senantiasa akan terus membangun kemitraan dengan pihak-pihak yang berkompeten termasuk dengan masyarakat.

“Serta segala upaya-upaya memecah belah persatuan dan kesatuan umat beragama yang sudah terjaga baik selama ini,” imbuhnya.(mta)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat