Gelombang Tinggi, Penyebrangan Kapal Cepat Ke Tiga Gili Tutup

Gelombang tinggi di perairan Bangsal Pemenang

 

kicknews.today Lombok Utara – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pemenang telah menutup jalur penyebrangan kapal cepat yang akan menuju Tiga Gili. Bahkan sudah ada edaran yang dikeluarkan berlaku hari ini hingga besok.

“Penutupan ini berdasarkan surat edaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pemenang dengan nomor UM.003/04/2/KUPP.PMG-17 dikeluarkan 6 Februari lalu,” ujar Petugas Kesyahbandaran, Pujiati, Selasa (7/2).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2079″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Surat ini sudah disebarkan kepada nahkoda, pemilik atau operator kapal penumpang cepat yang beroperasi pada lintasan Pemenang-Gili Matra-Padangbai, Amed, Nusa Penida/Nusa Lembongan dan Serangan/Benoa,” imbuhnya.

Penutupan tersebut mengacu pada informasi prakiraan cuaca oleh BMKG Maritim, diketahui cuaca saat ini sangat buruk untuk dilakukan aktivitas penyebrangan.

“Sesuai surat edaran yang dikeluarkan, penutupan dilakukan tanggal 7 dan 8 Februari. Untuk tanggal 9 apakah dilanjutkan ditutup atau dibuka kita akan cek informasi perkembangan dari BMKG besok,” Pujiati menuturkan.

Akibatnya ditutupnya penyebrangan itu, tidak hanya kapal cepat saja yang fakum sementara waktu melainkan Publik Boat yang nyandar di Pelabuhan Bangsal juga mengalami hal demikian.

“Untuk publik agak riskan, karena ketinggian gelombang yaitu 0,5 meter hingga 3 meter pada tanggal 7 Februari, sedangkan pada tanggal 8 Februari tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1 meter hingga 3,5 meter. Kecepatan angin 6 hingga 16 knot,” jelasnya.

Menyoal penyebrangan dengan kepal cepat melalui Pelabuhan Bangsal, pihaknya menuturkan masih menggunakan sistem buka tutup.

“Perairan Bangsal dan Tiga Gili agak terlindung pulau, sehingga menggunakan sistem buka tutup. Ketika gelombang agak tenang maka bisa dibuka tapi jika tinggi justru sebaliknya,” tuturnya.

“Pembukaan penyeberangan akan menunggu informasi selanjutnya. Apabila besok kondisinya masih merah, maka kita akan buat surat lagi,” demikian Pujiati menutup pembicaraan.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat