Bupati Tanggapi Soal Pungli di Senaru : Tangkap Saja, Apalagi dia ASN…!

Bupati Lombok Utara, DR. H. Najmul Akhyar

 

kicknews.today Lombok Utara – Kasus dugaan pungli di kawasan wisata Senaru yang melibatkan enam orang ditanggapi serius Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., apalagi salah satunya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Disbudpar KLU berinisial RM.

Najmul mengaku mendukung penegakan hukum kasus tersebut. “Jika mereka melakukan pemungutan tanpa ada aturan, tangkap saja. Apalagi dia PNS (ASN, red),” tegasnya, Selasa (7/2).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7174″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dia akan memanggil Disbudpar KLU dan Kesbangpol untuk membicarakan persoalan ini, bahkan dia tak segan mengambil tindakan tegas dengan memproses oknum yang berstatus honorer maupun ASN.

“Yang jelas kita akan tindaklanjuti sesuai aturan yang belaku, dalam waktu dekat saya akan panggil,” jelasnya.

Apakah PNS (ASN, red) tersebut akan dipecat ?, Najmul tidak bisa memastikan. Pasalnya ada aturan PP nomor 53 tentang ASN yang mengatur mengenai pelanggaran maupun sanksi yang akan diberikan.

“Tergantung, nanti dilihat dari kesalahannya, kan ada teguran dulu. Tapi saya kira proses hukum lanjut terus,” katanya.

Diketahui, terdapat enam orang yang terjaring OTT Saber Pungli pada Minggu (5/2) sekitar pukul 16.30 wita lalu. Diantaranya RM, SH, MA, dan BO yang berstatus sebagai pegawai honorer Disbudpar KLU, MI berstatus non ASN, dan RSM pegawai Linmas desa setempat. Dalam OTT tersebut berhasil disita uang total Rp 3.219.000, dan khusus pelaku berinisial RM, sampai berita ini diterbitkan sudah ditetapkan sebagai tersangka.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat