Soal Pendataan Ulama, Kapolda NTB : Agama Jangan Dicampur Politik

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Umar Septono

 

kicknews.today Mataram – Terkait reaksi masyarakat atas rencana Kemenag RI mendata ulama melibatkan kepolisian langsung ditanggapi Kapolda NTB Brigjen Polisi Drs. Umar Septono. Dia menyatakan itu hal biasa.

Menurutnya, pendataan ulama ini sebenarnya telah lama dilakukan, namun menjadi gaduh di media sosial. Situasi ini menurutnya disebabkan situasi politik Indonesia yang sedikit tegang, sehingga dijadikan alat adu domba.

BACA JUGA :

“Pendataan itu kan biasa, dari dulu kan sudah ada datanya. Tuan guru semua kita tahu semuanya, data kan sudah kita pakai di masjid masjid. Giliran diatur MUI tidak ada masalah itu, ini kan agak lucu,” ungkap Kapolda NTB Senin (7/2) ditemui di Lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Kapolda NTB juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak terlalu membesar-besarkan masalah ini. Sebaiknya masyarakat lebih banyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

“Kalau udah agama, jangan masuk ke politik, itu blunder namanya. Lebih baik kita mendekatkan diri kepada Allah, hablumminannas, Habluminallah,” tutup Umar Septono.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat