OTT di Senaru, Saber Pungli KLU Tangkap Enam Orang Termasuk Pegawai Disbudpar

Pintu masuk kawasan pariwisata Sendang Gile

 

kicknews.today Lombok Utara – Belum lama terungkap dugaan pungli di Gili Trawangan. Kejadian serupa juga terungkap di kawasan pariwisata Senaru, tim Saber Pungli Lombok Utara mengamankan enam orang terkait dugaan serupa dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar, Minggu (5/2).Bahkan, empat orang diantaranya merupakan pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KLU.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Rifai mengatakan, terduga pelaku yang diamankan yaitu RM pegawai Disbudpar KLU, SH, MA, dan BO pegawai honorer Disbudpar KLU, MI non PNS, dan RSM pegawai Linmas desa setempat.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7174″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Kita amankan sekitar pukul 16.30 wita, sekarang kasusnya masih berjalan dan masih didalami lebih lanjut,” ujarnya, Senin (6/2).

Enam orang itu ditangkap ketika berada di loket pintu masuk kawasan Sendang Gile. Mereka terindikasi dalam waktu tertentu menjual tiket, namun penarikan yang dilakukan tidak disertai dengan slip tiket kepada wisatawan. Polisi saat ini sudah mengamankan TKP dan memasang tanda garis polisi disana.

“Kemarin langsung dikebut pemeriksaanya, sekarang ini kita hadirkan kejaksaan juga untuk menentukan status dan peranan mereka. Bukan tidak mungkin ada pihak lain dibelakangnya,” katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Tim Saber Pungli, uang dengan total Rp. 3.219.000. Uang tersebut terbagi dalam lima bagian, yaitu senilai Rp.295.000 disita di loket I, Rp. 235.000 disita di loket III, dan Rp. 600.000 merupakan uang pengunjung tanpa tiket, serta dua buah amplop yang di dalamnya berisi uang masing-masing Rp. 1.565.000 dan Rp. 524.000 yang diamankan di rumah RM.

“Setelah dilakukan pengembangan kita temukan barang bukti lain di rumah RM. Sekarang ini mereka masih disini (Polres) untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

“Semua akan kita periksa termasuk pihak Disbudpar, karena mereka juga yang berwenang,” tandasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat