Catat!!! Komandan Polair Polda NTB Tak Akan Lindungi Pelaku Pungli

Kasatrolda Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya saat memberikan keterangan pada wartawan

kicknews.today Mataram – Kasatrolda Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya, geram menerima informasi tentang adanya dugaan oknum anggota Polisi Perairan yang disebut melakukan pungutan liar (Pungli) di tengah laut.

Informasi itu didapatnya dari salah satu surat kabar lokal terbitan Senin (6/2). Dalam kutipan surat kabar tersebut, tertera bahwa sejumlah nelayan Tanjung Luar, Lombok Timur mengadu kepada Anggota DPRD Lotim. Bahwa mereka telah menjadi korban pungutan liar oknum anggota Polisi Perairan di tengah laut, dengan alasan yang tidak jelas.

“Dikoran itu tertulis bahwa tanpa alasan jelas, sejumlah nelayan ditahan surat berlayarnya terus disuruh bayar jutaan rupiah jika ingin suratnya kembali. Ini kan tindakan ndak bener!.” ungkapnya dengan wajah geram.

Ia selaku komandan langsung Personil Polisi Perairan di wilayah NTB, menegaskan akan menindak tegas secara terbuka jika mengetahui oknum yang dimaksud para nelayan itu.

“Kalau saya sampai tahu siapa oknum yang melakukan itu, dan terbukti benar itu terjadi. Saya tidak akan segan menindak tegas pelakunya dengan terbuka. Biar semua masyarakat tahu sekalian,” tegasnya.

Ia merasa tak bisa tinggal diam. Karena selain sebagai pimpinan Polair, Dewa juga mengaku memiliki semangat kuat mendukung program Pemerintah Pusat untuk membumi hanguskan praktik pungli yang menjadi penyebab kesengsaraan rakyat kecil.

“Presiden dan jajaran hingga Pemerintah Daerah sedang gencar berantas Pungli. Kok ada seperti ini? Jelas saya ndak akan tinggal diam.” Ungkapnya.

“Jadi tolong bapak-bapak nelayan yang merasa jadi korban. Mohon informasinya disampaikan langsung kepada saya. Lebih bagus jika membawa bukti sekalian. Saya berjanji akan langsung ambil tindakan. Dan saya jamin identitas anda saya akan rahasiakan.” Tegas Pria berpangkat melati dua tersebut. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat