Gawat… Mesin KM Mila Utama Ngadat di Perairan Bima, Penumpang Dievakuasi

Proses evakuasi penumpang KM Mila Utama – foto by SAR Mataram

 

kicknews.today Bima – Kapal Motor Mila Utama rute dari Surabaya-Bima-Labuan Bajo gangguan mesin Jumat (3/2) tadi. Kapal yang memuat 149 penumpang, 39 orang ABK dan 105 unit kendaraan itu sempat terkatung-katung di perairan Bima. Tim SAR Mataram yang menerima laporan dari Ali Imran (agen kapal) langsung terjun ke lokasi.

Berdasarkan laporan yang diterima, telah terjadi kerusakan mesin kapal di perairan Bima atau sekitar 5 Nautical Mile dari pelabuhan Bima, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan butuh bantuan. Tim SAR langsung turunkan personil untuk memberikan pertolongan .

“Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Bima menurunkan satu tim rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Riggid Inflatable Boat (RIB),” kata Humas Kantor SAR Mataram, Putu Cakra Ningrat, Jumat (3/2).

Pada pukul 08.15 Wita Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim rescue Pos SAR Bima, TNI-AL, Pol Air dan KSOP Pelabuhan Bima tiba di lokasi kejadian. Dari lokasi kejadian, Heriyanto selaku Koordinaor Pos SAR Bima melaporkan , kapal sebenarnya bisa melanjutkan perjalanan tetapi dengan kecepatan minimum. Untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kapal tersebut akhirnya dikawal oleh tim SAR gabungan menuju teluk Bima.

Sekitar pukul 11.35 Wita kapal tersebut berhasil dikawal sampai diteluk Bima, tetapi kapten kapal tidak berani melanjutkan perjalanan untuk sandar di pelabuhan Bima. Kapal akhirnya lego janggar di teluk Bima.

“Penumpang terpaksa dievakuasi dari KM Mila Utama menuju Pelabuhan Bima dengan menggunakan RIB milik Basarnas, Speedboat Pol Air, dan beberapa kapal milik swasta,” jelasnya.

Tepat pukul 17.49 Wita sebanyak 20 penumpang dengan tujuan Bima telah dievakuasi ke Pelabuhan Bima, sementara sisanya akan dievakuasi setelah menunggu keputusan dari agen kapal. Karena saat ini mesin kapal sedang diperbaiki dan rencananya akan melanjutkan rutenya setelah kapal kembali normal. Saat ini tim SAR gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi kapal lego jangkar sampai kondisi kapal benar-benar kembali normal. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat