Oknum Tukang Parkir Pasar Kebon Roek Ampenan Diduga Nyambi Jualan Shabu

Kasubdit III Ditres Narkoba beserta barang bukti dan dua orang yang diduga sebagai pengadar narkoba

 

kicnews.today Mataram – Tim Buser Ditres Narkoba Polda NTB berhasil amankan seorang pelaku yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis shabu. Pelaku diketahui berinisial M (30) warga Batu Raja, Gang Perjuangan, RT 04 Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pelaku diketahui berpropesi sebagai tukang parkir di Pasar Kebon Roek.

Menurut Keterangan Kasubdit III Ditres Narkoba Polda NTB AKBP AA Gede Agung, pelaku tidak hanya sebagai tukang parkir biasa, namun pelaku nyambi menjual narkoba. Pelaku juga diketahui kerap kali melakukan transaksi narkoba di Pasar Kebon Roek.

“Pelaku nyambi menjadi tukang parkir. Dari hasil penyelidikan pelaku seringkali melakukan transaksi narkoba di sekitar Pasar Kebon Roek,” ungkap AKBP AA Gede Agung.

Menurut pengakuan sementara, pelaku telah menjual narkoba selama 4 bulan terakhir, hasil penjualan narkoba digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dari hasil parkir saja, tidak bisa mencukupi untuk kebutuhan sehari hari, sehingga pelaku juga mengedarkan narkoba karena hasilnya lebih menjanjikan,” lanjut Gede Agung.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti yang dimiliki pelaku, diantaranya shabu seberat 1,54 gram, sisa shabu seberat 0,24 gram dalam sembilan plastik klip, sisa klip plastik, timbangan elektrik warna silver, dua buah potongan pipet plastik, tas rajutan warna-warni, satu handphone merk Nokia, dan satu buah dompet warna coklat.

“Dari dalam kamar pelaku, anggota menyita uang Rp. 16.335.000 yang diakui sebagai uang tabungan dan bukan uang hasil jualan shabu,” terang Gede Agung.

Selain itu AA Gede Agung juga menunjukan seorang pelaku pengedar narkoba yang diamakan di wilayah Sumbawa. Pelaku berinisial BF (36) warga Lingkungan Bosok, Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pelaku diamankan di rumahnya pada hari Jum’at (27/1) sekitar pukul 14.00 wita.

“Bulan ini, Subdit III Polda NTB berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pengedar narkoba,” ungkap AA Gede Agung.

Dari tangan BF, polisi menyita barang bukti berupa shabu sebanyak 4 poket dengan berat 1,04 gram, uang tunai sebnayak Rp. 5.905.000, satu buah bong dari botol air mineral, satu buah korek api, dan beberapa handphone berbagai merek, serta sejumlah klip plastik.

“Barang bukti bersama pelaku telah kami amankan. Pelaku juga merupakan residivis,” pungkas Gede Agung.

Kini keduanya telah berada di ruang tahanan Ditres Narkoba Polda NTB untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal, 112, 114 dan 127, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat