Bangsal Disebut Belum Layak Jadi Pintu Utama Wisata Dunia, Ini Jawaban Wabup KLU

Pelabuhan sandar Bangsal KLU

 

 

kicknews.today Lombok Utara – Pelabuhan Bangsal belum lama diklaim sejumlah pihak tidak layak dijadikan sebagai pintu utama destinasi wisata dunia Tiga Gili. Sebab, kondisi fisik yang belum apik ditambah faktor kenyamanan wisatawan, juga menjadi salah satu acuannya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati KLU Sarifudin menyebutkan bahwa sejatinya saat pembangunan pelabuhan Bangsal Pemda KLU tidak dilibatkan dalam perencanaan sedikit pun.

“Soal keluhan akan tidak layaknya bentuk fisik dermaga itu bukan menjadi urusan Pemda. Pasalnya, Pemda juga tidak terlibat dalam perencanaan pembangunan dermaga yang ada sekarang ini,” ujarnya, Selasa (31/1).

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2079″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Maksud dan tujuan diberlakukannya dermaga tunggal untuk fastboat Bali-Lombok ini adalah untuk merapikan sistem operasional dermaga yang banyak dikeluhkan wisatawan. Selain itu bertujuan untuk memaksimalkan pendapatan daerah.

“Kalau sudah rapi otomatis kita mudah mengatur, mengawasi siapa saja dan apa saja yang masuk ke kawasan Tiga Gili, tidak seperti sekarang ini,” jelasnya.

Kendati demikian, ia tak menampik jika fisik dermaga Bangsal banyak dikeluhkan dan dianggap tidak layak itu. Namun, kata dia, berbicara aturan mau tidak mau, suka tidak suka memang harus diikuti.

“Kita tidak mau juga disalahkan soal tidak layaknya dermaga sebagai tempat sandar, karena memang kami sendiri tidak mengetahui bagaimana perencanaan pembangunannya. Kita tidak dilibatkan pada pembangunannya karena itu anggaran dari pusat,” katanya.

“Kemudian kalau sekarang ini dianggap tidak layak sandar, coba tanyakan ke Syahbandar karena itu otoritasnya,” sambungnya.

“Rencana kita sebetulnya adalah ketika dermaga khusus fastboat Bangsal ini diberlakukan, kita bisa fokus terhadap perencanaan kita seperti memaksimalkan yang ada di Teluk Nara,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat