Sssst… Awas!!! Pemda KLU Deteksi Keberadaan Jalur Tikus Menuju Tiga Gili

Salah satu jalur tikus ke tiga gili berada di Kecinan

 

kicknews.today Lombok Utara – Untuk menuju kawasan pariwisata Tiga Gili di Lombok Utara, ternyata tidak hanya harus melalui pelabuhan Bangsal dan Teluk Nara. Sebab, terdapat sejumlah jalur alternatif di KLU yang bisa dilewati oleh wisatawan. Hal ini membuat Pemkab KLU jengah, selain dirasa merugikan, standar pelayanannya pun belum jelas.

Dinas Perhubungan dan Kelautan KLU berencana akan segera menutup dan memblokir jalur-jalur tersebut. Bahkan, tim untuk merealisasikan rencana ini pun sudah dibentuk.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1041″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

‘’Kita sudah buat tim, nanti siapa yang lewat sana tidak kita perbolehkan. Mereka semua harus melalui satu pintu,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan dan Kelautan KLU, Syamsul Rizal, Selasa (31/1).

Menurutnya, saat ini terdapat 8 jalur berdasarkan inventaris Dinas. Jalur ini berada di Kecamatan Pemenang dan Tanjung. Umumnya beroperasinya jalur itu, tidak hanya untuk mengangkut wisatawan ke Tiga Gili saja. Melainkan digunakan pula untuk bongkar muat barang menuju tiga pulau tersohor di NTB itu.

‘’Ada 8 jalur salah satunya di Pandanan, Teluk Kodeq, Sira, Mentigi, Muara Putat, Kecinan dan lain-lain. Ini yang kita harap bisa diatur sehingga ada retribusi yang masuk,” jelasnya.

Pengaturan jalur masuk, merujuk pada pembagian untuk wisatawan dan barang. Sebagaimana diketahui, Pemkab Lombok Utara sudah menyiapkan jalur bagi wisatawan menuju Tiga Gili. Yakni melalui Bangsal dan Teluk Nara menjadi pintu utama. Sementara khusus pendistribuasian barang, akan digunakan jalur Muara Putat, di Desa Pemenang Timur.

‘’Tahun ini sudah direncanakan, karena Pak Bupati yang minta untuk barang harus di Muara Putat,” katanya.

Guna memastikan rencana penerbitan jalur tikus menuju Tiga Gili ini bisa berhasil, pihaknya akan menerjunkan sejumlah personil untuk menjaga kawasan-kawasan yang sudah diinventaris tadi.

‘’Nanti disana bakal diperiksa, kalau ketahuan kita arahkan ke Bangsal atau Teluk Nara. Karena selama ini memang banyak bus pariwisata yang langsung bawa tamunya kesana,” tandasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat