Polisi Periksa 12 Orang Terkait Kecelakaan Maut Bus di Malimbu

Korban kecelakaan bus saat di evakuasi oleh sejumlah warga

 

kicknews.today Lombok Utara – Kasus kecelakaan tunggal bus pariwisata yang membawa puluhan penumpang asal Cirebon di kawasan Malimbu, Desa Malaka, Lombok Utara pada Sabtu (28/1) didalami oleh Polres Lombok Utara. Sebanyak 12 orang telah di mintai keterangan. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres KLU, AKBP Rifai, Senin (30/1).

‘’Sudah diperiksa totalnya ada 12 saksi termasuk sopir ini masih dalam proses,” ujarnya.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”3778″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Pemeriksaan dilakukan langsung ketika peristiwa baru terjadi, dan berlanjut sampai dengan hari ini. Mengingat, mayoritas korban maupun saksi berdomisili diluar daerah maka dari itu Polres KLU berinisiatif secepatnya mengumpulkan keterangan.

‘’Kalau secara aturan pemanggilan harus 3 hari setelah kejadian, mau nunggu ya lama. Ini aja sudah 10 orang yang balik ke Cirebon,” katanya.

‘’Kami masih akan mengumpulkan keterangan dari saksi lain, tapi menunggu kondisi korban yang mengalami luka agak baikan,” sambungnya.

Tahapan yang dilakukan selain mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi dan korban, pihaknya juga telah mengecek TKP kejadian. Namun belum bisa dipastikan apakah memang ada indikasi kelalaian, atau justru kondisi bus yang memang tidak layak pakai.

‘’Arahnya baru pemeriksaan saja belum tahu itu. Nanti kan pasti ada yang mempertanggung jawabkan kenapa bisa jatuh,” jelasnya.

Ia tak menampik jika hasil penyelidikan nanti memang terdapat indikasi pidana, maka yang bersangkutan mesti diproses secara hukum.

‘’Kita tidak bisa menduga-duga sekarang karena nanti arahnya kesana. Pasti ada pertimbangan penetapan tersangka. Yang jelas sekarang masih proses,” tandasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat