Cuaca Buruk, Nelayan di Ampenan Alih Profesi Jadi Bandar Sabu

Kasubdit II Ditres Narkoba Polda NTB didampingi Paur Humas Polda NTB menunjukan barang bukti sabu

 

kicknews.today Mataram – Seorang nelayan berinisial JN alias Dempet (41) asal Lingkungan Banjar, Kelurahan Banjar, Ampenan Selatan dibekuk tim opsnal Subdit II Ditres Narkoba Polda NTB lantaran memiliki dan mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kasubdit II Ditres Narkoba Polda NTB, AKBP Komang Satra menerangkan bahwa penangkapan dilakukan pada hari Sabtu (29/1) sekitar pukul 20.30 di rumah JN.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”4021″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Kami berhasil amankan JN berikut barang buktinya 11 poket kecil dan satu poket besar sabu seberat 2,50 gram,” terangnya.

Selain itu, Komang juga mengatakan bahwa JN yang berprofesi sebagai nelayan itu mengaku terpaksa beralih profesi karena cuaca saat ini sedang buruk sehingga tidak bisa melaut.

Dari tangan tersangka, selain sabu yang sudah di poket dan siap edar, polisi juga berhasil menyita dua buah HP, alat hisap, dan plastik transparan untuk membungkus sabu sebanyak satu bendel.

“Dari hasil introgasi, dia mengakui mendapat barang dari saudara Nano yang, kita kembangkan ke sana, namun dia sudah melarikan diri,” jelas Komang.

Saat ini, polsi sedang melakukan pengejaran terhadap Nano yang saat rumahnya digeledah, ditemukan alat hisap sabu. Sedangkan untuk JN, dia diancam dengan pasal 114 Undang-Undang no 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (ddt)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat