Saat Bupati KLU Kunjungi Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata

Bupati KLU saat berbincang dengan salah satu korban bus terguling

 

kicknews.today Lombok Utara – Kejadian naas dialami penumpang bus pariwisata yang hendak menuju Gili Trawangan untuk berlibur, pada Sabtu (28/1). Pasalnya, tak disangka-sangka saat melewati jalanan di kawasan Malimbu, Kecamatan Pemenang, bus tersebut justru terjatuh diduga lantaran tak kuat melaju di tanjakan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 wita, sontak membuat seluruh korban yang awalnya gembira menjadi berduka. Sebab 2 orang dari perkiraan 22 penumpang yang ada di dalam bus itu meninggal dunia, sementara korban lain mengalami luka-luka.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”3778″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Hal ini tidak luput dari empati Bupati KLU, Najmul Akhyar. Ia menyempatkan diri menyambangi para korban selamat di RS Bhayangkara.

Sekitar pukul 19.30 wita, orang nomor satu di KLU ini tiba di RS Bhayangkara didampingi Kapolres KLU, AKBP Rifai. Terlihat Najmul meninjau satu-persatu dan berbincang dengan sejumlah korban selamat yang masih dalam perawatan medis.

Pihaknya mengatakan, atas nama seluruh warga Lombok Utara untuk menyampaikan rasa prihatin serta duka mendalam dengan adanya musibah ini. Kendati demikian ia juga merasa lega lantaran semua korban mendapat perawatan dan perhatian baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

‘’Ini kejadian yang tidak bisa kita duga-duga. Kami turut prihatin, tetapi disatu sisi alhamdullilah mereka dapat perawatan dengan baik. Setidaknya ini dapat memberikan dukungan moril bagi mereka,” katanya.

‘’Saya harap ini bisa dijadikan pelajaran oleh kawan-kawan travel agent manapun, kami belum tahu apakah bus ini layak jalan atau tidak. Tapi yang jelas Polres akan mengusut,” imbuhnya.

‘’Kalau memang dia tidak layak jalan mungkin saja ada kelalaian dari pengelola. Kita disini memberikan semangat apa yang jadi keluhan mereka bisa ditampung, semua siaga piket disini termasuk dari Dispenda Provinsi juga,” jelasnya.

‘’Secara umum para korban juga berterimakasih karena warga dan aparat sangat antusias memberi bantuan dan dorongan, ada rasa gotong royong disana,” demikian Najmul.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat