in

Aduh… Dibantu Terangi KSB Malah Dipersulit, Direksi PLN Lapor Gubernur NTB

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat terima Direksi PLN, Machnizon Masri
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat terima Direksi PLN, Machnizon Masri

 

kicknews.today Mataram – Jajaran Direksi PT. PLN (persero) menemui Gubernur NTB, Dr. TGH.M. Zainul Majdi, untuk menyampaikan kendala pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kedatangan Direktur Bisnis Reg. Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT) Machnizon Masri, didampingi General Manager (GM) PLN NTB, Karyawan Aji dan GM UIP Nusra, Djarot Hutabri melaporkan perkembangan pembangunan kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Barat yang dianggapnya terkesan dipersulit pemerintah daerah setempat.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”937″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dihadapan Gubernur, Machnizon menyapaikan hingga saat ini pihak PLN masih mengalami kendala terkait rencana pengoperasian PLTU berkekuatan 2 x 7 MW. Dimana perencanaan awal, PLTU itu akan dioperasikan April tahun ini. Namun sampai saat ini, izin pembangunan dermaga yang merupakan satu kesatuan dengan pembangunan PLTU tersebut belum dikeluarkan oleh Pemkab KSB.

“Keberadaan dermaga tersebut menjadi faktor penentu keberlangsungan suplai batu bara yang akan manjadi bahan baku utama PLTU ketika beroperasi nanti,” ungkapnya, Jumat (27/01).

Dia mengaku pihak PLN telah melakukan upaya komunikasi guna mencari solusi permasalahan tersebut.

Pihak pemkab memberikan beberapa opsi, diantaranya dengan memanfaatkan dermaga milik pemerintah daerah di Labuhan Lalar. Tapi dengan pertimbangan jarak tempuh pengangkutan sepanjang 10 km dari lokasi PLTU jelas tidak membuatnya efektif. Hal itu juga dinilai menyebabkan pembengkakan biaya operasional dan tidak efisien.

Mendengar keluhan itu, Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir.H. Musyafirin MM langsung dihubungi Gubernur via telepon selulernya dan memaparkan tiga pertimbangan mendasar bahwa, ia belum mengeluarkan izin pembangunan dermaga di Desa Kertasari, Taliwang itu karena pertimbangan sosial masyarakat, aspek tata ruang dan secara teknis yang dikeluarkan pihak syahbandar, tentang pengaruh keselamatan pelayaran yang diduga akan ditimbulkan akibat pembangunan dermaga, yang dinilai kurang baik.

Saat itu juga Gubernur menyarankan agar pihak PLN terus membuka komunikasi dengan pemkab Sumbawa Barat, termasuk juga mencari second opinion dari pihak yang kompeten di bidangnya.

“ Saya sangat mendukung pembangunan PLTU itu karena Listrik merupakan kebuthan masyarakat. Kalau bisa segera dioperasikan,” pungkasnya. (prm)