Petani Rugi, Angin Kencang Terjang 30 Hektar Lahan Jagung di Bima

Tanaman jagung petani di Kecamatan Donggo yang tumbang akibat diterjang angin kencang (ist)

 

kicknews.today Mataram – Petani Jagung di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima resah. Sebabnya, puluhan hektar tanaman jagung tumbang akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang Kamis malam.

“Pagi – pagi saya ke ladang, jagung sudah rata dengan tanah,” kata Supriadin, warga Dusun Lakeke Desa Doridungga Jumat (27/1) pagi.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”6885″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Belasan hektar jagungnya yang sudah siap berbuah sebagian besar tumbang. Hampir pasti dia dibayangi kerugian besar.

Sementara Camat Donggo Abubakar, SH menceritakan situsai yang dialami warganya itu.

“Jagung petani di Desa Doridungga yang rusak akibat hujan deras disertai angin sekitar 30 Hektar,” katanya.

Saat itu menang terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hujan turun beberapa jam di Donggo, mulai sekitar Pukul 10.00 sampai petang. Untuk mengidentifikasi kerusakan area pertanian khususnya jagung, dia sudah meminta semua PPL di Kecamatan Donggo turun tangan cek area persawahan.

“Mulai kemarin sore kami pantau terus situasinya,” kata dia.

Data yang diperolehnya dari para penyuluh, dari 30 hektar yang rusak. Perhitungannya per 1 hektar sama dengan tujuh ton, satu ton dinilai Rp 2.500.000.

“Sehingga taksiran kerugian Rp 525 Juta,” kata Camat.

Pihaknya kini terus memantau situasi, sembari menunggu data lengkap dari PPL. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat