Ini Alasan Menteri BUMN Boyong Ratusan Direksinya ke Lombok

Meneri BUMN, Rini Seomarno di dampingi Direktur Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo

 

kicknews.today Lombok Tengah – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Seomarno memboyong semua Direksi perusahaan dibawah naungan BUMN. Tepatnya ada 123 Direksi datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort, Kuta Lombok Tengah.

Kedatangannya terkesan secara diam-diam namun tampak sekali memiliki misi khusus akan kawasan tersebut yakni, ingin mempercepat pembangunan KEK karena memiliki potensi yang telah diakui dunia.

Kepada wartawan, menteri dengan sapaan bu Rini itu mengatakan, sejalan dengan sinergi BUMN yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan dalam mendorong percepatan pengembangan pariwisata dan kawasan ekonomi khusus di Mandalika, Lombok. Ia sangat optimis kawasan ekonomi khusus Mandalika siap menjadi destinasi wisata unggulan kelas dunia di Indonesia.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1714,1368″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“BUMN bersama direksi akan terlibat dalam kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di Mandalika dan mendukung program percepatan pengembangan pariwisata dan kawasan ekonomi khusus tersebut,” ungkapnya usai lonching landmark atau icon ‘kuta mandalika’,” ujarnya, Jumat (27/01).

Ditegaskannya, terus mengupayakan kesiapan infrastruktur bisa terealisasikan dengan baik melalui partisipasi aktif sinergi BUMN yang tentunya juga diselaraskan dengan peningkatan kualitas kehidupan bermasyarakat warga setempat.

“Kami sepenuhnya menyadari bahwa pembangunan dan promosi pariwisata nasional haruslah dilakukan secara aktif dan berkelanjutan. Apa yang telah dilakukan BUMN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri ini, kiranya dapat memberikan impact yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan juga daerah sekitar melalui pengembangan Mandalika sebagai kawasan ekonomi khusus berbasis pariwisata. Kementerian mendorong BUMN untuk terus aktif bersinergi melakukan percepatan pembangunan destinasi pariwisata di kawasan Mandalika dan Lombok,” katanya.

Rini menambahkan, akan buka rute cruis ship atau kapal keliling di daerah kepulauan dijalur selatan seperti Bali-Labuan Bajo-Lombok memutar kemudian dari Wakatobi-Ternate.

“Kami utamakan kesiapan hotel, Club Mad, Indonesia Group, Pulman, dimulai 2018, ditambah infrastruktur penunjang,” papar dia.

Saat ini juga, sedang memberikan pelatihan gabungan kepada masyarakat kawasan Mandalika, bagaimana cara meneerima wisatawan, melatih pemilik home stay, Restoran cara menyajikan dan menyambut tamu.

Pengembangan kawasan untuk meningkatkan wisatawan juga mendapatkan dukungan dari Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo. Ia mengapresiasi langkah kementerian terus kembangkan potensi pariwisata dengan melibatan jajarannya.

“Visi BUMN, selaras dengan Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan nasional yang secara berkelanjutan terus berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas antar pulau dan kota di berbagai destinasi Indonesia yang diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah mendorong percepatan pembangunan ekonomi di berbagai wilayah,” cetusnya.

Untuk itu, Garuda Indonesia lanjutnya, secara konsisten terus melaksanakan program pengabdian masyarakat secara berkesinambungan yang tentunya melibatkan stakeholder lainnya dalam hal ini BUMN terkait. Tiada lain bagaima membuka rute-rute dari beberapa negara untuk meningkatkan wisatawan.

Arif berjanji, akan tambah kapasitas penerbangan yang ada di Lombok. Karena saat ini, baru memiliki entry poin dari Surabaya – Jakarta- Denpasar. Khusus Jakarta-Denpasar diutamakan Internasional. Disamping itu juga, harus ada conecting dengan Labuan Bajo, Maumere, NTT bahkan sampai Papua, untuk tingkatkan wisatawan ke Lombok.

Jalur Internasional ke Lombok masih dipertimbangkan agar memiliki akses. Malah berencana akan buka akses cepat Australia karena dianggap paling dekat. Termasuk Cina, potensi gateflor, jadi atraktif point untuk mandalika

“Kalau dari Cina masih carter. Akan lihat infrastruktur kesiapan hotel dan lain sebagainya siap maka akan dibuka,” paparnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat