Mark Hughes: Komunitas Balap Motor Dunia Nantikan Sirkuit Street Race Mandalika

Ilustrasi

 

kicknews.today Mataram – Managing Director Roadgrip Motor Sports UK Ltd, Nick Morley yang menandatangani MoU bersama PT. ITDC dalam hal pembangunan Sirkuit Street Race berkelas dunia menyatakan, bahwa keberadaan sirkuit tersebut diyakini dapat meningkatkan ekonomi pariwisata dan peluang lapangan kerja di NTB.

Dia menjelaskan, Roadgrip akan menyediakan jasa penyelenggara proyek kejuaraan balap dunia lengkap untuk Grand Prix Mandalika. Mulai dari penyiapan dan pembangunan track, konsultasi dan usaha-usaha pendanaan.

“Kami yakin proyek ini akan memberikan dampak ekonomi bagi pariwisata dan penciptaan lapangan kerja di Mandalika dan Lombok, serta eksposur internasional yang dibutuhkan kawasan ini,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Kamis (26/01).

Begitu juga halnya yang disampaikan Mark Hughes, Managing Director Mrk1, Ia mengatakan sangat bersemangat untuk bekerjasama dengan PT ITDC disalah satu lokasi terbaik dunia untuk pembangunan sirkuit internasional. Dimana sirkuit tersebut akan membawa kejuaraan dunia balap motor, disamping itu juga akan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pengembangan sebuah kawasan pariwisata kelas dunia di Indonesia.

“Saya pastikan, komunitas balap motor dunia juga menantikan bisa datang ke Lombok khususnya lokasi sirkuit,” ujarnya.

Dia mengaku, sirkuit jalan raya itu mirip dengan Singapura dan Monaco. Sirkuit jalan raya di Mandalika akan bersifat musiman, terbuka untuk publik sepanjang tahun dan untuk menjamu event-event balap motor internasional.

Sementara itu, Direktur PT ITDC Abdulbar M Manseor menegaskan, pembangunan sirkuit jalan raya di Mandalika menurutnya akan meningkatkan nilai jual dan nilai tambah pariwisata di NTB, sehingga wisatawan semakin banyak pilihan dalam berwisata di NTB khususnya di Mandalika.

Dia sedikit memaparkan tentang ITDC sebagai perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) merupakan bagian BUMN yang memiliki tugas dalam ranah bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama lebih dari 40 tahun perseroan ini telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Saat ini di kawasan itu telah terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, culutral venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya.

Dengan fasilitas yang tersedia, kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional, seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013.

Melalui PP Nomor 55 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh tugas untuk mengelola kawasan Mandalika di Lombok dengan luas lahan 1.175 hektar. The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata yang sedang dikembangkan, termasuk di dalamnya pembangunan sirkuit tersebut. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat