Bangsa Indonesia Dilanda “Galau”, TGH Hasanain: Waspada! Tingkatkan Iman dan Ilmu

Ketua Yayasan Ponpes Haramain Narmada Lombok Barat TGH Hasanain Juaini

 

kicknews.today Mataram – Berita simpang siur dan berbagai situasi yang saat ini terjadi terkesan membuat Bangsa Indonesia tampak galau. Ini diakibatkan sejumlah kejadian yang disertai bebasanya informasi “tak bertuan” yang tersebar luas dan membuat banyak anak bangsa merasa kecewa, bimbang, marah, bingung serta apatis.

Kondisi semacam ini tentunya kurang baik untuk kemajuan Bangsa kedepan, jika semua pihak tidak berupaya untuk memperbaiki sesuai kapasitasnya masing-masing. Tentu akan muncul pertanyaan, apa yang bisa dilakukan secara individu atau kelompok. Untuk bisa berbuat guna mengatasi kondisi ini. Terutama bagi rakyat yang menjadi bagian terbesar dari Negara Indonesia.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”6691″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Seorang tokoh pendidikan NTB, TGH Hasanain Juaini menyarankan agar masyarakat terus menambah ilmu pengetahuannya masing-masing, agar tingkat kewaspadaan juga bisa meningkat disamping terus mengasah iman dalam syahdunya ibadah.

“Waspada dengan menambah iman dan ilmu pengetahuan, berlatih menghadapi suasana dengan penuh kesabaran dan tetap berkarya semampunya,” ungkap pimpinan Ponpes Haramain Narmada itu, kepada kicknews.today yang dikonfirmasi via telepon genggamnya, (25/1).

Hasanain menegaskan bahwa peran lembaga pendidikan, menjadi sangat penting. Menjadi penjaga terpeliharanya nilai-nilai luhur yang memang dimiliki Bangsa Indonesia sejak dulu.

“Lebaga-lembaga pendidikan adalah pagar betis bagi Agama, Ideologi dan Kenegaraan kita.” Tambahnya.

Dia meyakini bahwa situasi negara saat ini tak terlepas dari adanya intervensi dari luar Indonesia. Tentunya intervensi tersebut memiliki tujuan dan sebab tersendiri.

“Semakin gencarnya serangan dari luar menandakan para penyerang itu sedang mengalami kegelisahan internal. Untuk kasus Indonesia mereka tidak akan berhasil Insya Allah.” jelasnya.

Aktifis lingkungan serta tokoh pendidikan yang telah dianugrahi banyak penghargaan Internasional ini, juga menyebutkan keyakinannya. Bahwa Indonesia menjadi sasaran “serangan” dari luar seperti ini. Tak lain karena kaya rayanya Negara kita atas sumber daya yang dianugrahkan oleh Sang Maha Pencipta.

“Resiko menjadi sebuah negara dengan SDA (Sumber Daya Alam) dan SDM (Sumber Daya Manusia) kaya raya”. pungkasnya. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat