Ingin Warganya Pintar, Brigadir Dahmanto Jadikan Mobil Pribadinya Perpustakaan Keliling

Brigadir Dahmanto menjadikan mobil pribadinya jadi perpustakaan keliling

 

kicknews.today Praya, – Ini kisah keteladanan lain dari Brigadir Dahmanto. Tidak saja dedikasi menjaga keamanan wilayah Kecamatan Pringgarata, sebagai Bhabinkamtibmas dia juga merasa bertanggungjawab menjadikan warga di sana melek huruf. Dengan fasilitas terbatas, mobil pribadinya pun difungsikan sebagai perpustakaan keliling.

Bhabinkamtibmas Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah ini membawa beberapa buku bacaan dari satu dusun ke dusun lainnya. Sampai di sebuah dusun, pintu belakang mobil dibuka, anak anak sampai orang tua merapat. Mereka memilih koleksi bacaan bacaan yang dianggap menarik dan perlu.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2999,641″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Buku-buku ini saya bawa keliling dari satu dusun ke dusun lain” ungkapnya Kamis (26/1).

Ide yang tidak biasa ini bermula ketika dia menyambangi sebuah dusun. “Disana banyak yang tidak punya ijazah, ” kenangnya.

Mobil Suzuki Escudo warna hitam miliknya benar-benar dijadikan perpustakaan, layaknya taman bacaan keliling.

Rupanya buku buku koleksi yang dibawa itu diambil dari Kantor Desa Taman Indah. Kemudian dibawa blusukan dengan mobilnya keliling ke tiap dusun secara bergiliran. Dari foto dokumentasi yang diterima redaksi kicknews.today,nampak antusiasme warga untuk membaca, mulai dari anak anak, dewasa dan orang tua.

Meski seorang diri, tapi Brigadir Dahmanto punya target jangka panjang dan jangka pendek dari kegiatan tanpa pamrih yang dilakukannya itu. Untuk jangka pendek, ia ingin meningkatkan minat baca khususnya anak anak. Sedangkan jangka panjang, ingin membebaskan warga dari buta aksara.

Brigadir Dahmanto saat mengajak anak-anak di desanya membaca

Kegiatan sukarelanya ini didorong keprihatinan dari situasi sosial lainnya yang dia temukan. Di salah satu dusun akan ada pemilihan kepala dusun. Tapi ketika diminta melengkapi administrasi sebagai syarat, rupanya tidak ada satu pun yang punya ijazah.

“Sehingga pihak desa pun bingung siapa yang akan diangkat menjadi kadus karna jarangnya warga yang memiliki ijazah,” tururnya.

Atas situasi itu mendorongnya semakin bersemangat berkeliling dusun membagi buku. Agar mereka belajar, terutama generasi di sana melanjutkan sekolah sampai tuntas.

“Saya benar-benar ingin tingkatkan minat baca untuk anak-anak maupun orang tua,” imbuhnya.

Warga di sana pun mengapresiasi. Tidak hanya mengajak warganya untuk menjaga keamanan, tapi dia juga perduli tentang pendidikan mereka.

Brigadir Dahmanto sangat berharap mendapatkan bantuan guna mendukung kegiatannya itu, setidaknya menyumbangkan sebagai koleksi tambahan yang bisa dibaca warganya.

“Saya akan berusaha untuk mencari tambahan buku supaya anak-anak senang membaca sambil bermain, ” ujarnya.

Selama keliling, dia tidak menggunakan kostum Polisi, agar tidak dirasakan tegang secara psikologis oleh anak anak yang dikunjunginya.

“Disini (Pringgarata-red) orang-orang masih sangat sungkan dengan polisi. Makanya saya berkeliling hanya menggunakan rompi Bhabinkamtibmas saja,” imbuhnya. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat