Ih… Jijik, di BIL Warga Malaysia Ditangkap Sembunyikan Sabu Dalam Anusnya

Pelaku penyelundup dan pengedar narkoba yang ditangkap di BIL

 

kicknews.today Mataram – Berbagai cara dikakukan penyelundup memasukkan narkoba ke NTB. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Mataram, berhasil mengamakan MR (35) yang diduga berusaha menyelundupkan sabu sabu seberat 134 gram. Yang membuat jijik, narkoba itu dimasukkan melalui anusnya.

Penangkapan dilakukan Senin (23/1) sekitar pukul 19.35 wita. Pelaku warga negara Malaysia ini datang ke Indonesia menggukan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 306 dengan rute Kulalumpur – Lombok Praya.

BACA JUGA :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”6110″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dalam jumpa pers Kamis (26/1), Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea dan Cukai Mataram Andy Herwanto, saat pemeriksaan barang di kedatangan Internasional, petugas tidak menemukan barang bukti, sehingga anggota melakukan penggeledahan barang bawaan dan badan pelaku. Tapi berdasarkan informasi awal, intelijen sudah memastikan pelaku membawa sabu.

“Saat dilakukan pemeriksaan anggota tidak menemukan BB (barang bukti). Namun anggota melakukan pemeriksaan di dalam tubuh pelaku dengan dilakukan rontgen kelinik yang ada di Mataram,” terangnya .

Tujuan pemeriksaan untuk mengecek lagi, kemungkinan barang bukti disembunyikan di anggota tubuhnya. Benar saja, hasil scan, petugas mencurigai benda kecil di anus pelaku. Tinggal bagaimana mengeluarkan benda itu dari anus MR. Setelah menunggu beberapa saat, pelaku pun dipaksa buang air besar. Akhirnya keluarlah tiga bungkusan yang dicurigai isinya sabu. Rupanya Sabu tersebut dibungkus dan dibalut dengan kondom. Tujuannya agar licin dan mudah dimasukan ke dalam anus.

“Sabu tersebut dibungkus menggukan kondom, agar mudah dimasukan kedalam anus,” lanjut Andy Herwanto.

MR pun diciduk. Dari pemeriksaan awal, lelaku asal Malaysia tersebut merupakan resdivis yang baru keluar dari tahanan di negaranya. Selanjutanya, Pihak Bea Cukai Mataram yang bekerja sama dengan BNNP NTB, melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan petugas BNNP NTB berhasil menangkap dua orang penerima barang yang dibawa pelaku.

“Setelah dilakukan pengembangan, anggota berhasil mengamakan dua orang warga Lombok Timur, yang diduga akan menerima barang tersebut,” jelas Andi Herwanto.

Dua orang tersebut masing masing berinisial MY (39) dan RA (20). Pelaku RA diketahui masih berstaus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Mataram.

“Saat ini, tiga orang yang diduga sebagai bandar sabu jaringan internasional ini telah berada diruang tahanan BNNP NTB, untuk di lakukan pengembangan lebih lanjut,” kata Kabid Pemberantasan BNN NTB AKBP Denny Priadi.

Petugas pun menyita barang bukti sabu seberat 134 gram, beserta uang tunai sejumlah 18 ribu ringgit Malaysia. Ketiga pelaku ini kami sangkan dengan pasal berlapis yaitu 104, 114,115 dan 127.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat