Pria Asal Lotim Jadi Korban Tabrak Lari di Mataram

Korban Tabrak Lari

 

kicknews.today Lombok Tengah – Kejadiaan naas dialami pria yang pada identitas Surat Izin Mengemudinya (SIM) beralamatkan di Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Lombok Timur, berinisial SW (31), menjadi korban tabrak lari sebuah truk yang berisi tiga orang penumpang di kawasan Bertais Kota Mataram, Selasa (24/1).

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 23.45 wita. Usai di tabrak truk tersebut, korban langsung terkapar hingga membuat nyawanya melayang. Sementara sang sopir beserta dua penumpang lain langsung menancap gas menuju arah Lombok Tengah.

BACA JUGA

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”4″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”2538″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Beruntungnya, jejak truk terlacak ketika Kepolisian Sektor Praya Tengah (Prateng) melaksanakan patroli. Aparat sempat melihat truk datang dari arah barat menuju timur dan tiba-tiba terhenti ditengah jalan. Tak lama kemudian, ketiga penumpang langsung kabur meninggalkan truk dalam kondisi mesin masih menyala.

‘’Anggota melakukan giat patrol pada hari Rabu (25/1) sekitar pukul 01.00 wita, kemudian sopir ini melihat mobil polisi dan tiba-tiba menghentikan laju kendaraannya,” ujar Kapolsek Prateng, Ipda Halid.

‘’Tidak lama kemudian sopir bersama dua orang penumpangnya lari meninggalkan kendaraannya dalam keadaan mesin masih menyala, anggota yang curiga lalu mendekati sebelum mengamankan kendaraan tersebut ke Polsek Prateng,” imbuhnya.

Mendapati informasi bahwa truk ini merupakan pelaku tabrak lari, polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap ketiga orang itu. Dua penumpang yang kabur ke tengah sawah akhirnya berhasil ditangkap. Sementara sang sopir masih melarikan diri.

‘’Sebagian anggota mencari sopir dan penumpang yang kabur ketengah sawah dan berhasil menemukan dua orang penumpangnya. Meski sopir berhasil kabur, tetapi identitasnya sudah kami kantongi,” jelasnya.

Dua orang penumpang ini, yaitu Ardiansyah (20) alamat Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dan Siti Sundari (22) alamat Dusun Soritatangga, Desa Calabai, Kecamatan Calabai, Kabupaten Dompu. Saat ini keduanya sudah diamankan polisi guna diproses lebih lanjut.

‘’Kami mendapati kondisi kendaraan disamping kiri penyok diduga akibat benturan dengan benda keras dan terdapat bercak darah serta beberapa helai rambut. Kami masih melakukan pengejaran terhadap sopir berinisial TA yang juga beralamat di Bima Kota itu,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat