Ramai Tembakau Gorila, Begini Cara Polisi di KLU Antisipasi Peredarannya

Ilustrasi tembakau gorila foto by net

 

kicknews.today Lombok Utara – Tembakau Gorila kini menjadi jenis narkoba baru yang beredar di kalangan masyarakat. Meskipun sekilas nampak seperti tembakau biasa pada umumnya, namun barang itu ternyata bisa membuat konsumennya merasakan mabuk alias ngefly.

Seolah menjadi atensi seperti barang terlarang lainnya, Polres Lombok Utara pun memiliki sejumlah langkah untuk mencegah masuk dan beredarnya narkoba yang tergolong baru ini. Mengingat di KLU ada tiga gili yang keberadaanya kerap dianekdotkan bebas sebebas-bebasnya.

“Semua barang terlarang wajib kita atensi termasuk narkoba Tembakau Gorila ini. Karena pusat pun mengatakan demikian, jadi kita juga di daerah harus waspada,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Utara, Iptu Remanto, Senin (23/1).

Langkah yang diambil, yaitu dengan mempertajam penyelidikan di kawasan yang dianggap rawan, salah satunya tiga gili. Selain itu, juga memperketat penjagaan dibeberapa jalur perbatasan, hingga intens turun di masyarakat.

‘’Kita akan pertajam penyelidikan termasuk di kawasan pariwisata, kami pun berharap semoga barang itu tidak masuk di Lombok Utara,” katanya.

Berhubung pintu masuk menuju tiga gili bisa diakses melalui banyak jalur, pihaknya juga tidak akan melonggarkan pengawasan. Salah satunya, koordinasi dengan Polsek setempat maupun Pospol Desa Gili Indah menjadi langkah lain.

“Iya tiga gili ini kan bisa dimasuki dari mana saja, entah itu dari Bali dan lainnya. Maka dari itu, umpamanya ketika ada gerak-gerik orang yang mencurigakan pasti kita akan awasi terus. Toh untuk memeriksa barang orang tidak akan mungkin,” jelasnya.

“Indikasi masuknya barang itu memang belum tercium, tetapi karena dilarang kita juga harus siaga. Kita juga tidak bisa pastikan apakah barang itu ada atau memang sudah beredar kita belum tahu,” pungkasnya.

Tembakau Gorila telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Permenkes No 2 Tahun 2017 sebagai narkotika golongan I. pasalnya, dalam tembakau itu terdapat campuran ganja sintetis yang dibalut dengan 5-flouro ADB. Sehingga jika dikonsumsi oleh penggunanya dapat menimbulkan efek ngefly yang sama dengan narkoba.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat