Mayat Bayi Tergorok Ditemukan Warga, Polisi Lombok Tengah Buru Pelaku

Jenazah bayi yang ditemukan di Jonggat, Lombok Tengah

 

kicknews.today Lombok Tengah – Mentari pagi baru saja menampakkan kehangatan sinarnya. Sabtu (21/1) sekitar pukul 06.00 wita, Inaq Munirim (50) warga Desa Bare Julat, Kecamatan Jonggat, pulang dari rumah saudaranya, Inaq Murni (55) untuk mengambil beras. Sepulangnya dari sana, di satu selokan kecil, dia melihat sebuah karung baru yang enggan hanyut karena beban yang dikandungnya. Diangkatnya karung itu lalu alangkah terkejutnya dia ketika melihat seonggok tubuh bayi laki-laki mungil dengan luka sayatan di beberapa bagian tubuhnya keluar dari karung itu.

Terkejut, dia berteriak meminta pertolongan pada orang disekitarnya. Amaq Janah (65) adalah orang yang pertama datang ke lokasi penemuan. Dia pun tak kuasa berbuat apa-apa karena rasa takut dan iba melihat kondisi bayi malang tersebut dan akhirnya datang saksi ke dua yang kemudian mengankat dan membawa jenazah bayi tersebut ke rumahnya yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi.

BACA JUGA : Mayat Bayi Yang Ditemukan Tergorok di Loteng Itu Ternyata Baru Lahir Satu Jam

Warga pun berdatangan, lalu kemudian Kepala Dusun setempat menginformasikan mengenai penemuan yang mengagetkan itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Barejulat, Brigadir Lalu Damar Huri yang bertugas di sana yang kemudian mengkoordinasikannya ke Polsek Jonggat.

Menurut keterangan Kapolsek Jonggat, AKP I Komang Ronoka yang langsung menuju TKP bersama anggotanya yang bertugas sesaat setelah menerima laporan itu, dia merasa sangat prihatin melihat kondisi bayi malang ini dan berjanji akan menuntaskan proses penyelidikannya.

” Saya sangat prihatin, dan akan ditindak lanjuti segera siapa yang bertanggung jawab atas perbuatan ini,” ujarnya.

Diterangkan olehnya, saat ditemukan warga, ada satu luka sayatan di leher dan dua luka sayatan di bagian perut bayi malang itu dan dengan kondisi tali pusar yang belum terpotong.

“Luka pada bagian leher dan di perut ada dua. Cukup dalam dengan panjang sekitar tujuh centimeter dan sepuluh centimeter,” terangnya.

Hingga saat ini, Komang Ronoka mengaku pihaknya masih terus mendalami kasus penemuan bayi tersebut dan menyelidiki siapa pelakunya. (ddt)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat