Lapas Jadi “Sarang” Peredaran Narkoba, Petugas Minta Alat Deteksi

Kepala Kantor Kemenkumham NTB, Sevial Akmili

kicknews.today Mataram – Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi NTB, Sevial Akmili tak menepis beredarnya isu bahwa di lapas merupakan salah satu sarang peredaran narkoba. Betapa tidak, banyak ditemukan pengunjung lapas membawa barang itu untuk diantarkan ke oknum warga binaan.

“Kami tidak menampik isu itu. Peredaran Narkoba dimulai dari luar, buktinya kami sempat temukan pengunjung bawa narkoba. Namun saat akan diperiksa langsung di tinggal pergi,” ungkapnya, Kamis (19/01).

Saat itu salah seorang pengunjung, hendak membawakan makanan untuk diberikan kepada salah seorang warga binaan. Ketika pemeriksaan barang, pengunjung tersebut langsung kabur meninggalkan barangnya.

“Barangnya kami tahan, orangnya langsung kabur dan itu terjadi di Mataram, Bima dan Sumbawa,” jelasnya.

Menurutnya, langkah yang mesti disiapkan yakni lebih memperketat proses kunjungan. Hanya saja, kendala yang terjadi dialami petugas lantaran kesulitan membongkar barang bawaan pengunjung. Ini disebablan peralatan pemeriksaan tidak dilengkapi TV Scaner untuk mendeteksi barang seperti Lapas-lapas di daerah lain.

“Untuk antisipasi dan memutus rantai peredaran Narkoba, sangat diharapkan pemerintah pusat memberikan alat tersebut dan ini akan sangat membantu,” katanya.

“Kalau ada alat itu, cukup dipantau saja akan kelihatan apa yang dibawa pengunjung,” sambungnya.

Menyoal koordinasi Kemenkumham NTB dengan intansi lain seperti BNN maupun Polda NTB dalam memberantas peredaran narkoba, Sevial mengaku koordinasi sampai saat ini sangat intens.

“Koordinasi kita intens, malah kita meminta supaya dilakukan tes urine baik terhadap pegawai lapas dan warga binaan.(prm).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat