Rekonstruksi Kasus Pembobolan Bagasi di BIL, Ternyata Pelaku Beraksi Dari Tahun 2014

Rekonstruksi pembobolan bagasi di BIL

kicknews.today Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah melakukan rekonstruksi terkait kasus pembobolan bagasi penumpang di Bandara Lombok beberapa waktu lalu. Diketahui pelaku telah melancarkan aksinya sejak tahun 2014 lalu.

“Pelaku melakukan aksinya dari tahun 2014 hingga sekarang dengan barang bukti sebanyak 23 yang ditemukan di rumahnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya, Kamis (19/1).

BACA JUGA : Polres Loteng Bekuk Spesialis Pembobol Bagasi di BIL

Rekonstruksi itu berlangsung sekitar pukul 13.00 wita namun hanya melibatkan satu pelaku berinisial JA. Sementara bagi pelaku lain, yaitu RO masih akan dijadwalkan untuk melakukan hal serupa.

“Untuk RO kami masih jadwalkan, barang bukti juga kita dapati di kediamannya. Itu sekitar 19 barang,” katanya.

Sebelumnya kedua pelaku diamankan oleh tim yang dibentuk dengan melibatkan pihak Bandara maupun polisi. Keduanya diketahui mencuri barang milik penumpang tujuan Lombok-Jakarta atas nama Calvin Michael.

“Ini berdasarkan laporan Polisi nomor polisi : LP/19/2017/NTB/Res. Loteng, yang dilaporkan oleh Eko Purwanto (44) belum lama ini,” jelasnya.

BACA JUGA : Geledah Rumah Pembobol Bagasi di Bandara Lombok, Ini Yang Didapat Polisi

Korban saat itu baru mengetahui jika barang miliknya hilang justru ketika sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta. Adapun kerugian yang diderita korban yaitu mencapai Rp 1,2 miliar.

“Dia kehilangan barang pada (30/12) dan melaporkan ke bagian Lost and Found Bandara Soekarno-Hatta. Korban sampai merugi miliaran rupiah,” tandasnya.(iko).

BACA JUGA : Penumpang Tujuan Jakarta Yang Bagasinya Dibobol di BIL Alami Kerugian Hingga Rp 1,2 Miliar

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat